Laporan masuk, Polda Riau mulai usut kericuhan di DPRD Riau yang Viral di Medsos

Laporan masuk, Polda Riau mulai usut kericuhan di DPRD Riau yang Viral di Medsos

Pekanbaru - Merespon laporan dugaan tindak pidana terkait kericuhan yang terjadi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau, Kamis, 16 Juli 2026 lalu yang viral di Media Sosial, Polda Riau segera melakukan penyelidikan dan indentifikasi para pelaku yang terekam CCTV dan Kamera.

"Infonya hari Jumat kemarin (17 Juli 2026), mereka (Sekretariat DPRD) sudah membuat laporan polisi. Nanti kita lihat laporan polisi yang masuk. Kalau benar, tentu kita akan tindak lanjuti. Pasti saksi dan pelaku yang di lokasi sudah ter-record (rekam, red) oleh CCTV dan kamera," ujar Direktur Ditreskrimum Polda Riau Kombes Hasyim Risahondua, Sabtu 18 Juli 2026.

Laporan tersebut, kata Hasyim, akan diverifikasi sebelum proses penyelidikan dilakukan.

Kepolisian masih melakukan pengecekan administrasi terhadap laporan kemudian membuat rencana penyelidikan diikuti memeriksa para saksi dan mengumpulkan alat bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian.

"Masih laporan, nanti kita lidik. Kemudian setelah itu baru kita tentukan siapa saksi, siapa tersangka," jelasnya.

Penanganan perkara ini, lanjutnya, akan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku, mulai dari penyelidikan, pemeriksaan saksi hingga penetapan tersangka apabila telah didukung alat bukti yang cukup.

"Ada penganiayaan pengrusakan dan kerusuhan ya. Ada penganiayaan di sana yang sudah rekan-rekan lihat disana, di video ya. Nanti kita akan kembangkan sesuai dengan fakta di lapangan," sebutnya.

Diketahui, kericuhan bermula saat rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Riau. Dua anggota DPRD Riau dari Fraksi Partai Golkar, Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet, terlibat adu mulut di dalam ruang rapat yang memicu ketegangan.

Perselisihan tersebut meluas hingga ke luar ruang rapat ketika puluhan pria tak dikenal terlibat aksi saling dorong hingga baku hantam.

Akibat insiden tersebut, sejumlah fasilitas di lingkungan DPRD Riau mengalami kerusakan dan area sekitar dipenuhi sampah berserakan.

Seorang petugas keamanan DPRD Riau berinisial A juga mengalami luka robek di kepala saat berupaya melerai keributan. Korban kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit. (*)