Polisi Periksa Rekan Sejawat dan Dokter Senior Usut Kematian Mahasiswa PPDS Unri di Siak

Polisi Periksa Rekan Sejawat dan Dokter Senior Usut Kematian Mahasiswa PPDS Unri di Siak

Beritariau.com, Pekanbaru -- Kepolisian terus mendalami penyebab kematian mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Riau, dr. Alex Cristo Lotus (30), yang ditemukan meninggal dunia di dekat RSUD Tengku Rafian, Kabupaten Siak.

Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos, mengatakan penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk petugas keamanan rumah sakit, rekan sejawat korban, serta dokter pendamping yang bertugas di RSUD Tengku Rafian.

"Saksi yang diperiksa tiga orang petugas keamanan, satu mahasiswa PPDS rekan sejawat, serta dokter BN yang merupakan dokter pendamping di RSUD," ujar AKP Raja Kosmos, Rabu (15/7/2026).

Menurutnya, proses penyelidikan masih terus berlangsung dan penyidik akan memanggil saksi-saksi lain untuk mengungkap penyebab pasti meninggalnya korban.

"Ke depan kami juga akan meminta keterangan dari saksi lainnya. Saat ini prosesnya masih berjalan," katanya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah barang milik korban di sekitar lokasi, di antaranya alat suntik, stetoskop, alat pengukur oksigen, alat pengukur tekanan darah, serta dua jenis obat yang diduga merupakan obat anestesi.

"Di TKP kami menemukan barang-barang milik korban seperti alat suntik, stetoskop, alat ukur oksigen, serta dua jenis obat bius yang berada di sekitar tas dan dompet korban," jelasnya.

Jenazah korban telah selesai menjalani pemeriksaan dan diserahkan kepada pihak keluarga pada Selasa (14/7/2026) malam. Sementara itu, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.

"Korban sudah diserahkan kepada keluarga. Untuk penyebab kematian, kami masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari laboratorium forensik yang diperkirakan memerlukan waktu sekitar dua minggu," tambah AKP Raja Kosmos.

Sebelumnya, dr. Alex Cristo Lotus dilaporkan hilang oleh istrinya sejak Senin (13/7/2026). Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area semak belukar di samping pagar RSUD Tengku Rafian, Siak.

Hingga kini, polisi menyatakan penyelidikan masih berlangsung. Penyebab pasti kematian korban belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil pemeriksaan forensik serta pendalaman terhadap keterangan para saksi. (*)