Kakanwil Imigrasi Riau Pastikan Kesiapan TPI BSSR, Minta Fasilitas Terus Dioptimalkan

Kakanwil Imigrasi Riau Pastikan Kesiapan TPI BSSR, Minta Fasilitas Terus Dioptimalkan

Beritariau.com, BENGKALIS — Kesiapan fasilitas pemeriksaan keimigrasian di Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja (BSSR), Selatbaru, menjadi perhatian Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau, Agung Prianto, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bengkalis, Senin (19/10/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Agung mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Perhubungan (Dishub) yang telah melakukan renovasi dan penataan ulang ruangan di pelabuhan internasional tersebut agar sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) keimigrasian.

Apresiasi itu disampaikan setelah Agung melihat langsung kondisi sarana dan prasarana serta kesiapan perangkat pendukung operasional keimigrasian di pelabuhan yang berada di Desa Selatbaru tersebut.

Kedatangan Agung disambut Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis, Agnes Pramudya, bersama Kasubbag Tata Usaha Syaiful, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) I Ketut Andi Wedha Natalona, Kepala Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian (Lalintalkim) Rangga Kharisma Putra, serta sejumlah pejabat lainnya.

Didampingi Agnes, Agung meninjau langsung kesiapan fasilitas pelayanan dan perangkat pendukung pemeriksaan keimigrasian. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh sarana operasional dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi petugas imigrasi secara optimal.

“Saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Dishub Bengkalis dalam upaya pembenahan ruangan di Pelabuhan BSSR,” kata Agung Prianto.

Salah satu perangkat yang menjadi perhatian dalam kunjungan itu adalah Border Control Management (BCM), yakni sistem pendukung yang digunakan dalam proses pemeriksaan dan pengawasan keimigrasian di tempat pemeriksaan imigrasi (TPI).

Keberadaan perangkat tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pemeriksaan keimigrasian. Karena itu, kesiapan fasilitas dan fungsi peralatan perlu dipastikan agar pelayanan kepada masyarakat maupun pengguna jasa pelabuhan dapat berjalan dengan baik.

Agung berharap sarana dan prasarana yang telah dibenahi dapat terus dipelihara sehingga seluruh fasilitas serta perangkat pendukung keimigrasian tetap berfungsi sesuai kebutuhan operasional.

“Saya berharap kondisi sarana dan prasarana serta peralatan pendukung keimigrasian dapat terus terjaga dan berfungsi secara optimal,” ujarnya.

Menurutnya, kesiapan fasilitas di Pelabuhan Internasional BSSR merupakan salah satu aspek yang perlu diperhatikan untuk menunjang kelancaran pemeriksaan keimigrasian. Selain memastikan kesiapan operasional, pembenahan fasilitas juga diharapkan mendukung peningkatan kualitas pelayanan di kawasan pelabuhan internasional tersebut.

Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau dalam memastikan kesiapan tempat pemeriksaan imigrasi di wilayah kerjanya.

Agung menegaskan, penguatan sarana operasional perlu berjalan seiring dengan peningkatan profesionalisme petugas serta pemanfaatan teknologi dalam pelaksanaan tugas keimigrasian.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau pun terus mendorong optimalisasi fasilitas dan perangkat pendukung di setiap TPI guna menunjang pengawasan keimigrasian sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan. (*)