Gara-gara Air Minum

Begini Tampang Pria Rohul Kampak Bayi 7 Bulan Sampai Mati

Beritariau.com, Pekanbaru - Hanya tak terima dimintai air minum oleh tetangganya, Yasatulo Lafau (37) tega bunuh seorang bayi yang baru berusia 7 bulan. Bayi malang itu tewas mengenaskan setelah mendapat dua kali kampakan di bagian perut oleh pelaku.

Paur humas polres Rohul, Aipda Mardiono saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Dimana peristiwa yang menewaskan bayi tak berdosa itu terjadi di Desa Rantau Benuang Sakti  Kecamatan Kepenuhan, Rokan Hulu, Rabu (15/09) pagi kemarin.

"Korban sudah ditangkap. Kini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut," terangnya, Kamis (16/09).

Ia menambahkan kejadian itu berawal saat ibu korban yakni Herni meminta air minum kepada anak gadis pelaku. Namun pelaku justru berkata "emangnya nggak ada air kalian?". Herni lantas menjawab bahwa air minum dirumahnya masih panas.

Tak puas pelaku juga lantas menanyakan hal yang sama kepada ayah korban yang tengah berada di jalan rumahnya dengan pertanyaan yang sama. Ayah korban juga menjawab bahwa air minum di rumahnya masih dalam keadaan panas.

"Tiba - tiba pelaku  mengatakan "Apa  maksud mu" sambil mengambil sebilah kapak yang ada di sepeda motor ayah korban. Pelaku langsung mengayunkan kapal tersebut ke arah ayah korban sebanyak dua kali namun tidak kena," katanya.

Nodieli ayah korban, lantas lari ke belakang barak melihat pelaku yang marah dan membawa kapak tersebut. Pelaku justru mendatangi rumah korban dan menebas pintu rumah korban sebanyak 2 kali. Sontak pintu rumah terbuka. 

Pelaku lantas mengejar ibu korban yang berada di dalam rumah, namun berhasil lari. Nahas saat itu pelaku mendapati korban tengah tidur di ayunan yang ada di dalam rumah tersebut.

"Pelaku sempat membawa korban mondar mandir di depan rumah korban. Masyarakat juga berusaha mencegah dan berusaha mengambil anak tersebut di tangan pelaku namun tidak berhasil," paparnya.

Saat itu pelaku malah semakin murah dan membakar dua unit sepeda motor milik tetangganya. Tak lama korban lantas di baringkan di tanah dan degan keji pelaku mengayunkan kapak tersebut ke arah perut korban sebanyak dua kali.

"Dia langsung lari ke belakang barak, beruntung korban dapat ditangkap warga dan diserahkan ke Polsek Kepenuhan," tuturnya.

Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Rohul. Sejumlah barang bukti juga turut diamankan. Seperti sebilah Kapak tangkai besi panjang kurang lebih 40 Cm,  sehelai Singlet warna ping, sehelai kain sarung motif batik, shelai baju motif boneka, dan besi ayunan.