265 Kotak Rokok Ilegal Bernilai Miliaran, Diamankan Bea Cukai Dumai di Rohil

Petugas Bea Cukai Dumai saat mengamankan rokok Ilegal.

Beritariau.com, Pekanbaru - Bea Cukai Dumai berhasil menindak 265 karton atau setara dengan 2.832.000 batang rokok illegal dengan nilai barang mencapai Rp2.878.640.000, wilayah Pedesaan Kepenghuluan Teluk Mega Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (14/9/2021) kemarin.

Seluruhnya diamankan disebuah gudang di kawasan Tanah Putih, Rohil. Turut diamankan petugas, pelaku bertindak sebagai pemilik barang dan gudang nya. 

Didik Mulyono selaku Ketua tim Bea dan Cukai mengatakan, penindakan ini sebagai upaya pihaknya mencegah beredarnya rokok ilegal di tengah masyarakat barang illegal berupa rokok tanpa dilekati pita cukai (rokok polos). 

"Penindakan ini tak terlepas dari peran serta masyarakat yang peduli dengan kondisi negeri yang tengah dirundung pandemi, dimana penerimaan Negara sedang digencarkan untuk menanggulangi bencana yang belum juga kunjung usai," kata Didik 

Upaya ini sambung Didik, diamankan berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat akan adanya dugaan aktifitas penimbunan barang illegal berupa rokok yang tidak dilekati pita cukai.

Selanjutnya, petugas Bea Cukai Dumai segera menggelar persiapan guna melakukan pemeriksaan kebenaran informasi yang masuk. Dengan pemeriksaan mendalam dipusatkan pada sebuah bangunan yang di curigai di wilayah Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir. 

"Setelah diamati benar informasi tersebut, sehingga petugas Bea Cukai Dumai akhirnya berhasil menindak barang illegal berupa rokok polos tersebut pada Selasa tanggal 14 September 2021 kemarin," lanjut Didik. 

Bea Cukai Dumai, sambung Didik, sangat mengapresiasi masyarakat yang telah turut serta aktif dan peduli menjaga penerimaan Negara dari sektor Cukai, khususnya Cukai Hasil Tembakau. 

"Peran serta masyarakat ini berhasil menyelamatkan penerimaan Negara lebih kurang Rp1.963.436.240, nilai yang tidak sedikit ditengah masa masa sulit yang tengah dihadapi bangsa," terang Didik.

Didik menambahkan, adapun ciri-ciri rokok illegal diantaranya, rokok tanpa pita cukai yaitu Rokok yang di peredaran bebas yang tidak dilengkapi dengan pita cukai pada kemasannya (polos) dapat dipastikan sebagai rokok ilegal. 

Kemudian, rokok menggunakan pita cukai palsu. Seperti halnya pada uang kertas pita cukai juga banyak yang dipalsukan. 

"Untuk mengecek keaslian pita cukai pada kemasan rokok, pertugas Bea Cukai aktif memberikan edukasi kepada para pemilik toko penjual rokok," jelas Didik.

Kemudian, rokok dengan pita cukai bekas, untuk mengenalinya, rokok dengan pita cukai bekas pakai dapat dilakukan dengan memperhatikan adanya lipatan, sobekan, atau bekas lem tambahan pada pita cukai. 

"Terakhir, rokok dengan pita cukai salah personalisasi dan salah peruntukan," kata Didik.***