Mantan Pengawal Terlibat Bobol Mesin ATM BRI

Ekspos pengungkapan pelaku pembobolan ATM BRI Rohul.

Beritariau.com, Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau, menggelar konferensi pers pengungkapan kasus pencurian kekerasan bobol ATM BRI, Senin (13/9/2021) di Mapolda Riau.

Pengungkapan dilakukan setelah melalui serangkaian penyelidikan oleh tim gabungan dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Riau dan Sat Reskrim Polres Rokan Hulu.

Lokasi kejadian di jalan Diponegoro Sp Kumu Rambah Hilir Rokan Hulu, pada Selasa (31/8/2021). Dengan korban pencurian dengan kekerasan dengan cara mengancam menggunakan pisau terhadap korban Daniel Sapta (Teknisi mesin ATM) yang dilakukan 4 pelaku.

Hasil kejahatan keempat pelaku, yakni berhasil menggondol isi mesin ATM BRI sebesar Rp755.000.000.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, Senin (13/9/2021) sore mengatakan, terungkapnya para pelaku setelah petugas melakukan penyelidikan dan olah TKP serta menganalisa rekaman CCTV yang hasilnya diketahui salah satu pelaku dikenali sebagai RT als RS.

Setelah didalami, RT diketahui berada didaerah Lubuk Basung Agam Sumatera Barat, dan ditangkap pada Ahad (6/9/2021) pagi. 

“Dalam perkara ini RT alias RS ini adalah sebagai inisiator sekaligus eksekutor,” jelas Narto.

Dari pengembangan selanjutnya tim kembali menangkap 3 orang pelaku lainnya di beberapa tempat, yaitu pelaku BM alias BY (29) berperan sebagai sopir ditangkap di Jakarta, MA alias BB (35) berperan sebagai eksekutor yang juga mengaku sebagai Manager Pimpinan Bank BRI ditangkap di Surabaya dan HB als BL (42) sebagai eksekutor ditangkap di Banyuwangi Jawa Timur.

Dari penangkapan dan penggeledahan ditempat para pelaku, tim berhasil mengamankan barang bukti, antara lain : dari pelaku RT, satu pcs Jam Tangan Merk Alexandre Christie, satu unit Handphone Merk Oppo Reno 6 warna Hitam, satu pasang sepatu warna coklat merk Gats, satu unit Handphone Nokia Model TA1174 warna biru, satu unit Hanphone merk Vivo warna biru muda. 

Kemudian, satu kotak Handphone Oppo Reno 6 warna hitam, uang tunai Rp 41.400.000.

 Sari pelaku HB, diamankan satu Handphone Samsung Galaxy A01 warna hitam, uang tunai sejumlah Rp39.900.000, satu unit Handpone merk Iphone XR warna putih, satu unit Handphone Android Huawei warna hitam.

Selanjutnya, satu Pcs Jam tangan Golden Hold warna Gold Corem, satu kartu ATM Bank BCA nomor 5307952015383475, satu lembar e-money bank Mandiri, satu Buku Tabungan Bank BCA Nomor Rekening 2640267324 dan satu buah Buku Tabungan Bank JATIM Nomor Rekening 1253800361 an pelaku.

 Dari pelaku BM, diamankan satu unit Mobil XENIA warna putih Nopol G 8510 HM, uang tunai Rp.90.900.000. Satu Handphone merk Mito warna hitam type Mito 128, satu pisau Cutter merk kenko A 300 warna crem, enam Pcs gelang bulat emas + surat dan beberapa perhiasan terkait.

Terakhir, dari pelaku MA, diamankan uang Rp2.900.000, satu Handphone android merk Xiaomi warna rose gold, satu Handphone merk Reno 6 warna hitam + kotak, satu Lembar KTP Aceh an Pelaku, satu KTP Jember an Pelaku. Kemudian, satu tanda pengenal TNI nomor 317/40-151/DIB tanggal 08 November 2008 an. Pelaku.

Selanjutnya, satubuah buku tabungan Bank Mandiri Nomor Rekening 1750000428408 beserta 2 (Dua) kartu ATM an. Pelaku dan satu ATM Bank BCA nomor 5379412036738820 diakui milik tersangka dan berisikan saldo Rp79.400.372.***