Dilatarbelakangi Sering Dikatai Kasar

Pria Sadis di Inhu Ditangkap Mutilasi Bocah

Kapolres Inhu AKBP Bachtiar Alponso SIK, MSi didampingi Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Firman Fadhila SIK, MM dan PS Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran, saat memperlihatkan barang bukti pembunuhan sadis.

Beritariau.com, Pekanbaru - Pria inisial PM 29 tahun ditangkap atas tindak kejahatan memutilasi bocah inisial BFT (13). Hal ini terungkap dari press rilis yang digelar Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu), Jumat (10/9/2021) kemarin sore.

Antara korban dan pelaku memiliki hubungan bertetangga, di Penyaguan Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Inhu.

Kapolres Inhu, AKBP Bachtiar Alponso SIK, MSi didampingi Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Firman Fadhila SIK, MM dan PS Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran mengatakan, tersangka PM ini merupakan karyawan PT Panca Agro Lestari (PAL) Desa Penyaguan.

Aksi nekad pelaku kata Kapolres, dilakukan tersangka dilatarbelakangi perkataan korban dan orang tuanya yang tidak diterimanya.

“Pelaku tidak terima dikatai kasar korban dan orang tuanya, sehingga nekad melakukan pembunuhan,” ungkap Kapolres.

Pengakuan pelaku, aksi keji ini dilakukannya Jumat (27/8/2021) siang tak jauh dari lokasi tempat kerjanya memanen buah kelapa sawit.

Korban kata pelaku dihabisinya dengan cara dilukai menggunakan kapak, dengan kondisi badan dan kepala terpisah.

Setelah dihabisi, tiga hari berselang, pihak keluarga dan warga yang melakukan pencarian akhirnya menemukan jasad korban di tengah kebun sawit, Senin (30/8/2021).

“Jasad korban ditemukan, karena warga yang mencari mencium bau tidak sedap,” ungkap Kapolres.

Sedangkan penangkapan PM dilakukan pada Jumat (3/9/2021) setelah mendapat petunjuk yang mengarah ke pelaku.

Atas kejahatannya, Kapolres mengatakan, tersangka dijerat pasal 80 ayat (3) junto 76C undang-undang nomor 35 tahun 2014 perubahan undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan pasal 340 atau 338 Kitab Undang-undang Hukum (KUH) Pidana.

“Ancaman hukumana 20 tahun penjara,” papar Kapolres.

Selain tersangka, juga diamankan Barang Bukti (BB) berupa 1 unit sepeda motor Honda Revo Fit BM 5862 BAA milik tersangka, 1 buah kapak dengan gagang kayu, 1 lembar baju kaos warna kuning dengan kerah warna hitam, 1 lembar celana bola warna coklat kombinasi hijau dan sepasang sepatu yang digunakan untuk panen sawit warna putih.***