Hadapi MTQ ke-45 Riau 2027, Kuansing Matangkan Kafilah dan Perkuat Pembinaan Qari-Qariah

Hadapi MTQ ke-45 Riau 2027, Kuansing Matangkan Kafilah dan Perkuat Pembinaan Qari-Qariah

Beritariau.com, TELUK KUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mulai mematangkan persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-45 tingkat Provinsi Riau Tahun 2027. Penetapan peserta, penguatan program pembinaan, hingga pemusatan latihan menjadi fokus untuk meningkatkan daya saing kafilah Kuansing pada ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut.

Langkah persiapan itu dibahas dalam rapat yang dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kuansing di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kantor Bupati Kuansing, Selasa (20/10/2026).

Rapat tersebut dihadiri Asisten III, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuansing, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kuansing, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), serta Camat Kuantan Hilir Seberang.

Pembahasan diarahkan pada evaluasi hasil seleksi peserta, penetapan calon kafilah yang akan mewakili daerah, serta penyusunan pola pembinaan yang lebih terarah untuk menghadapi persaingan pada MTQ Provinsi Riau 2027.

Pemkab Kuansing menilai persiapan tidak cukup hanya dengan menetapkan nama-nama peserta. Kesiapan teknis, konsistensi latihan, dan kesinambungan pembinaan juga menjadi faktor penting untuk memastikan setiap peserta mampu tampil optimal pada cabang yang diikuti.

Evaluasi Seleksi dan Penyesuaian Kategori Peserta

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian dalam rapat adalah pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) sebelumnya yang hanya mencakup sejumlah cabang lomba. Keterbatasan anggaran menjadi salah satu pertimbangan dalam pelaksanaan seleksi tersebut sehingga diperlukan evaluasi lanjutan untuk memastikan kesiapan peserta pada cabang-cabang yang akan diikuti di tingkat provinsi.

Selain itu, perubahan kategori usia peserta turut menjadi perhatian. Sejumlah peserta yang sebelumnya berlomba pada kategori anak-anak kini telah memasuki kategori remaja. Kondisi ini membutuhkan penyesuaian pola pembinaan agar kemampuan mereka berkembang sesuai tuntutan kategori yang baru.

Pembinaan secara intensif dan berkelanjutan dinilai penting untuk menjaga kualitas peserta, sekaligus memperkuat kesiapan mental dan kemampuan teknis sebelum menghadapi kompetisi.

Pemkab Kuansing juga menyoroti pentingnya menjaga potensi qari dan qariah yang selama ini telah dibina. Peserta yang telah ditetapkan melalui surat keputusan diharapkan tetap berkomitmen mewakili Kuansing sehingga investasi waktu, tenaga, dan pembinaan yang telah dilakukan tidak terputus.

Koordinasi dengan peserta dan pihak terkait pun diperlukan untuk menjaga kesinambungan program serta memastikan kafilah yang dipersiapkan benar-benar siap menghadapi persaingan.

Training Center Kembali Disiapkan

Untuk memantapkan kemampuan peserta, pelaksanaan training center (TC) atau pemusatan latihan direncanakan kembali digelar. Program tersebut akan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas persiapan kafilah menjelang MTQ ke-45 tingkat Provinsi Riau.

Koordinasi bersama LPTQ juga akan diperkuat, terutama dalam merancang program pembinaan sesuai kebutuhan masing-masing cabang lomba. Dengan pola pembinaan yang lebih terukur, kemampuan peserta diharapkan dapat terus berkembang hingga waktu pelaksanaan kompetisi.

Rapat lanjutan direncanakan untuk membahas agenda dan langkah strategis berikutnya, termasuk memastikan kesiapan peserta serta kesinambungan program pembinaan.

Pemkab Kuansing berharap seluruh unsur terkait dapat bergerak selaras dalam menyiapkan kafilah terbaik. Melalui perencanaan matang, koordinasi yang solid, dan pembinaan berkesinambungan, Kuansing menargetkan peningkatan kualitas qari dan qariah agar mampu bersaing serta mengharumkan nama daerah pada MTQ ke-45 tingkat Provinsi Riau Tahun 2027. (*)