Perkenalkan Platform Palapa, Cartenz Technology Jajaki Digitalisasi Pemerintahan Kampar

Beritariau.com, BANGKINANG KOTA – Pemerintah Kabupaten Kampar mulai menjajaki peluang pengembangan pemerintahan digital melalui pemanfaatan teknologi informasi terintegrasi. Salah satu upaya tersebut ditandai dengan audiensi PT Cartenz Technology Indonesia yang memperkenalkan platform Palapa sebagai solusi digital untuk mendukung tata kelola pemerintahan, optimalisasi pendapatan daerah, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Audiensi berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Selasa (20/10/2026). Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., dalam menerima kunjungan perusahaan tersebut.
Pertemuan itu turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos., M.Si., serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kampar Zamhur, S.T., M.M.
Dalam audiensi tersebut, PT Cartenz Technology Indonesia memaparkan platform Palapa, sebuah sistem pemerintahan digital yang dikembangkan untuk mendukung kemitraan dengan pemerintah daerah. Platform ini ditawarkan untuk membantu meningkatkan produktivitas aparatur, mengoptimalkan pendapatan daerah, serta memperkuat pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi yang terintegrasi.
Sekda Kampar Ardi Mardiansyah mengatakan, transformasi digital menjadi salah satu langkah penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, penerapan teknologi informasi harus memberikan manfaat nyata, terutama dalam memperbaiki proses kerja birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mengoptimalkan pengelolaan potensi daerah.
“Pemerintah Kabupaten Kampar terus mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Melalui transformasi digital, kita berharap proses kerja menjadi lebih efektif, pelayanan kepada masyarakat semakin baik, serta potensi pendapatan daerah dapat dikelola secara lebih optimal,” ujarnya.
Meski demikian, Ardi menegaskan bahwa setiap inovasi digital yang ditawarkan tidak bisa langsung diterapkan tanpa melalui kajian menyeluruh. Pemerintah daerah perlu memastikan kesesuaian teknologi dengan kebutuhan organisasi, kesiapan infrastruktur, serta kemampuan sistem untuk terintegrasi dengan layanan yang telah berjalan.
Aspek keamanan data juga menjadi perhatian penting. Selain itu, manfaat penerapan teknologi harus dapat dirasakan secara langsung, baik oleh aparatur pemerintah maupun masyarakat sebagai penerima layanan.
Sementara itu, PT Cartenz Technology Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang solusi pemerintahan elektronik atau e-Government dan pengembangan sistem informasi bagi institusi pemerintahan. Perusahaan tersebut mengembangkan layanan berbasis Software as a Service (SaaS), yakni model penyediaan perangkat lunak yang memungkinkan sistem dimanfaatkan secara terkelola melalui layanan digital.
Melalui platform yang diperkenalkan, Cartenz mendorong pemanfaatan teknologi untuk mendukung administrasi pemerintahan, meningkatkan efektivitas pelayanan, serta memperkuat pengelolaan pendapatan daerah.
Audiensi ini diharapkan membuka ruang bagi Pemkab Kampar untuk mendalami peluang penerapan teknologi digital sesuai kebutuhan daerah. Namun, tindak lanjutnya tetap memerlukan kajian terhadap kesiapan sistem, integrasi, keamanan data, dan manfaat yang dapat dihasilkan.
Pemanfaatan teknologi yang tepat diharapkan dapat mendukung terwujudnya pemerintahan Kabupaten Kampar yang modern, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (*)

