Kerap Beraksi di Kawasan Stadion Utama
Yes! Polresta Pekanbaru ciduk tiga remaja Spesialis Pencuri Motor

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Tiga remaja warga Jalan Soebrantas Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru yakni Angga (18), Sandi (19) dan Edo (18), sepertinya ketagihan melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Mereka nekad berulang kali mencuri motor di kawasan Stadion Utama Pekanbaru, sebelum akhirnya diciduk polisi. Saat dicokok petugas di rumahnya masing-masing, ketiganya tak berkutik.
Informasi yang dirangkum, penangkapan itu berawal setelah polisi mendapat informasi dari warga terkait adanya pelaku Curanmor. Lalu, tim Opsnal Polsek Bukit Raya melakukan penyelidikan.
"Awalnya kami dapat informasi dari warga yang merasa resah dengan aksi curanmor itu. Kemudian, kami selidiki dan berhasil menangkap tersangka Angga saat berada di jalan Arifin Ahmad, kita ciduk tanpa perlawanan," jelas Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya Iptu Arry Prasetyo, Minggu (11/01/15).
Dari keterangan Angga, kata Arry, ada dua temannya yang lain ikut beraksi bersamanya. Lalu, petugas melakukan pengembangan dan menangkap 2 pelaku lainnya.
Setelah ditangkap, ketiga pelaku mengakui perbuatannya, ketiga remaja ini merupakan spesialis pelaku Curanmor, dan sudah beraksi beberapa kali khususnya di Stadion Utama.
"Untuk Angga sudah 3 kali melakukan aksi curanmor, 2 diantaranya diwilayah Stadion Utama, dan ditoko Kedaung Kecamatan Marpoyan Damai sebanyak 1 kali. Sementara 2 remaja lainnya, baru beraksi sebanyak satu kali di Stadion Utama Pekanbaru," terang Arry.
Saat ini, ketiga remaja pengangguran itu terpaksa mendekam di balik jeruji besi tahanan Polsek Bukit Raya untuk mempertanggungjawabkan aksinya.
"Kita akan kembangkan guna proses penyidikan lebih lanjut. BB yang kita sita berupa 1 Unit sepeda motor merk yamaha mio warna hitam. Mereka dikenakan pasal 363 KUHP tentang Curat dengan ancaman 7 tahun penjara," pungkas Arry.
Sebelumnya, ketiga pelaku dilaporkan atas kasus Curanmor dengan korbannya Aidil Adha (23). Kejadiannya pada Senin (05/01/15) lalu. Saat itu, Aidil datang ke stadion bersama teman-temannya dan memarkirkan motornya didekat Tugu Perahu Naga Putih. Namun saat pulang, korban tak lagi menemukan motornya. [Pan]

