Pemprov Riau dan BAZNAS Sinkronkan Data Penerima Zakat, Fokus Pengentasan Kemiskinan

Beritariau.com, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau memperkuat sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau untuk memastikan penyaluran zakat lebih tepat sasaran. Kolaborasi ini diarahkan mendukung program pengentasan kemiskinan, pendidikan, dan pelayanan kesehatan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, saat membuka Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Provinsi Riau Tahun 2026 di Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru, Kamis (5/11/2026).
Zulkifli menegaskan, penyelarasan data penerima manfaat menjadi langkah penting untuk menghindari tumpang tindih bantuan sekaligus memastikan dana zakat dapat melengkapi program pemerintah daerah.
"Kita memiliki program penanganan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan. Data penerima manfaat perlu diselaraskan, sehingga bantuan zakat dapat melengkapi program pemerintah, tepat sasaran, dan tidak terjadi tumpang tindih," ujarnya.
Selain itu, Pemprov Riau dan BAZNAS juga membahas kemungkinan penguatan fasilitas rumah singgah bagi warga luar daerah yang menjalani pengobatan di Pekanbaru. Fasilitas tersebut diharapkan dapat meringankan biaya akomodasi keluarga pasien selama mendampingi pengobatan.
"Kita ingin kerja sama ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini harus mengeluarkan biaya tambahan ketika mendampingi keluarganya berobat," katanya.
Zulkifli juga mendorong peningkatan penghimpunan zakat, perluasan basis muzaki, serta penguatan kinerja UPZ agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel.
"Pengumpulan harus meningkat, basis muzaki harus semakin luas, kinerja UPZ harus terukur, dan manfaat zakat harus benar-benar dirasakan masyarakat," tutupnya.
Melalui sinergi ini, Pemprov Riau berharap zakat tidak hanya menjadi instrumen bantuan sosial, tetapi juga berperan dalam memperkuat pemberdayaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)

