DPPPA Dumai Bentuk Forum PUSPA 2026–2029, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

DPPPA Dumai Bentuk Forum PUSPA 2026–2029, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Beritariau.com, DUMAI – Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) memperkuat upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dengan membentuk Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) periode 2026–2029.

Pembentukan forum tersebut diawali melalui rapat persiapan yang digelar di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim, Selasa (27/10/2026). Forum PUSPA diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan berbagai unsur masyarakat untuk mendorong pemenuhan hak perempuan dan anak serta mencegah terjadinya kekerasan.

Kepala DPPPA Kota Dumai, drg. Ridhonaldi, M.K.M., yang membuka kegiatan tersebut menegaskan, keberhasilan Forum PUSPA tidak cukup hanya ditandai dengan terbentuknya kepengurusan. Lebih dari itu, forum harus mampu menunjukkan komitmen dan menghadirkan kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat sangat penting agar program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau kebutuhan warga.

“Saya berharap forum ini tidak hanya menjadi wadah koordinasi, tetapi juga mampu melahirkan gagasan dan kegiatan nyata. Seluruh anggota forum diharapkan dapat berkontribusi sesuai dengan peran dan kapasitas masing-masing. Semoga Kota Dumai dapat terbebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujarnya.

Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Dalam rapat tersebut, Trimiza Susanti, S.E., turut memaparkan pentingnya keberadaan Forum PUSPA sebagai sarana memperkuat sinergi pemerintah dengan berbagai elemen masyarakat.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendorong program pemberdayaan perempuan, memperkuat perlindungan anak, serta membangun kepedulian bersama terhadap persoalan yang dihadapi perempuan dan anak di Kota Dumai.

Melalui forum ini, berbagai pihak diharapkan dapat menyampaikan aspirasi, bertukar gagasan, dan berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing dalam mendukung program perlindungan serta kesejahteraan perempuan dan anak.

Alfala Pimpin Forum PUSPA Periode 2026–2029

Rapat persiapan tersebut ditutup dengan pembentukan Forum PUSPA Kota Dumai periode 2026–2029 yang menetapkan Alfala sebagai ketua.

Kepengurusan baru ini diharapkan mampu menggerakkan partisipasi publik secara berkelanjutan, tidak hanya dalam koordinasi, tetapi juga melalui program yang menyentuh kebutuhan perempuan dan anak.

Ke depan, Forum PUSPA diharapkan menjadi wadah penyaluran aspirasi sekaligus ruang kolaborasi untuk memperjuangkan pemenuhan hak, meningkatkan pemberdayaan perempuan, serta memperkuat upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Pembentukan forum ini menjadi langkah awal untuk membangun keterlibatan masyarakat yang lebih luas. Dengan komitmen dan kerja sama berbagai pihak, upaya menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah bagi perempuan serta anak di Kota Dumai diharapkan dapat semakin diperkuat. (*)