Bermain dengan 10 Pemain, Inter Milan Bungkam Shakhtar 1-0 Lewat Gol Dramatis Carlos Augusto

Pemain Inter Milan, Carlos Augusto, merayakan gol dalam pertandingan Liga Champions melawan Shakhtar Donetsk, Kamis (22/10/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno
Beritariau.com – Inter Milan menunjukkan mentalitas tangguh saat menjamu Shakhtar Donetsk pada matchday ketiga Liga Champions 2026/2027. Meski harus bermain dengan 10 pemain setelah Alessandro Bastoni diusir wasit, Nerazzurri sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 di Stadio Giuseppe Meazza, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB.
Carlos Augusto menjadi pahlawan kemenangan Inter lewat gol krusial pada babak kedua. Memanfaatkan umpan terobosan Henrikh Mkhitaryan, Augusto mampu menaklukkan kiper Dmytro Riznyk dan memastikan tuan rumah mengamankan tiga poin.
Kemenangan ini terasa istimewa karena Inter harus melewati tekanan berat setelah kehilangan Bastoni akibat kartu kuning kedua sekitar 15 menit sebelum waktu normal berakhir. Dalam kondisi kalah jumlah pemain, Nerazzurri justru mampu memanfaatkan peluang untuk memecah kebuntuan.
Hasil tersebut mengantarkan Inter ke peringkat ke-20 klasemen sementara dengan koleksi tiga poin. Sementara itu, Shakhtar Donetsk tertahan di posisi ke-17 dengan empat poin setelah catatan tak terkalahkan mereka di fase liga terhenti.
Inter Agresif, Shakhtar Bertahan Disiplin
Inter langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Marcus Thuram menjadi salah satu pemain yang mencoba membuka keunggulan, tetapi tembakannya masih mampu diamankan Riznyk.
Hakan Calhanoglu juga memperoleh kesempatan setelah bekerja sama dengan Nicolo Barella. Namun, upayanya belum menemui sasaran dan hanya melenceng tipis dari gawang tim tamu.
Tekanan tuan rumah berlanjut ketika Ange-Yoan Bonny berhasil mengontrol umpan panjang sebelum melepaskan tembakan sambil memutar badan. Riznyk kembali tampil sigap untuk menggagalkan peluang tersebut.
Inter terus mencari celah melalui kombinasi serangan dari berbagai sisi. Kendati mampu lebih sering menekan wilayah pertahanan lawan, Nerazzurri kesulitan mengubah dominasi permainan menjadi gol.
Shakhtar tidak sepenuhnya bertahan. Tim asal Ukraina itu sempat mengancam melalui situasi bola mati menjelang akhir babak pertama.
Sundulan Valeriy Bondar setelah menerima sepak pojok mengarah ke gawang Inter. Namun, Josep Martinez mampu menepis bola dan menjaga gawangnya tetap aman.
Hingga wasit mengakhiri babak pertama, kedua tim belum berhasil mencetak gol. Skor 0-0 membuat persaingan tetap terbuka menjelang paruh kedua pertandingan.
Bastoni Dikartu Merah, Inter Kehilangan Satu Pemain
Inter kembali meningkatkan tekanan setelah turun minum. Bonny dan Thuram silih berganti mencoba membongkar pertahanan Shakhtar, tetapi Riznyk masih mampu menggagalkan peluang-peluang tersebut.
Tembakan Bonny sempat berubah arah setelah mengenai pemain lawan sebelum akhirnya diamankan kiper Shakhtar. Sementara itu, upaya melengkung Thuram berhasil ditepis Riznyk ke luar lapangan.
Ketika Inter masih berusaha mencari gol pembuka, situasi pertandingan berubah menjadi lebih sulit bagi tuan rumah.
Alessandro Bastoni menerima kartu kuning kedua sekitar 15 menit sebelum waktu normal berakhir. Bek Inter itu diusir wasit setelah mendorong wajah Oleh Ocheretko dalam sebuah insiden tanpa bola.
Inter pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain. Kondisi tersebut memberikan keuntungan bagi Shakhtar yang mulai meningkatkan tekanan untuk memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.
Namun, pelatih Inter, Cristian Chivu, merespons situasi tersebut dengan melakukan pergantian pemain. Henrikh Mkhitaryan dimasukkan dan kemudian memainkan peran penting dalam terciptanya gol kemenangan tuan rumah.
Carlos Augusto Jadi Penentu Kemenangan
Di tengah tekanan Shakhtar, Inter justru berhasil mencuri gol yang menentukan hasil pertandingan.
Mkhitaryan mengirimkan umpan terobosan akurat kepada Carlos Augusto yang bergerak menuju kotak penalti. Augusto mampu mengontrol bola sambil berlari, kemudian melepaskan penyelesaian yang menaklukkan Riznyk yang maju meninggalkan gawang.
Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Inter. Stadion Giuseppe Meazza pun mendapat momen yang dinanti setelah tuan rumah berkali-kali gagal memaksimalkan peluang sepanjang pertandingan.
Keunggulan itu semakin berarti karena Inter harus mempertahankannya dalam kondisi kalah jumlah pemain. Shakhtar berusaha membalas dengan meningkatkan intensitas serangan pada menit-menit akhir.
Inter bahkan sempat memperoleh kesempatan untuk menambah keunggulan melalui Mkhitaryan. Namun, peluang tersebut belum menghasilkan gol tambahan.
Sebaliknya, Josep Martinez harus bekerja keras untuk menggagalkan peluang Newerton dan Bondar. Penyelamatan sang kiper memastikan keunggulan Inter tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.
Tiga Poin Penting bagi Nerazzurri
Kemenangan 1-0 ini menjadi hasil penting bagi Inter dalam upaya memperbaiki posisi di klasemen Liga Champions. Nerazzurri bukan hanya berhasil mengamankan tiga poin, tetapi juga membuktikan kemampuan bertahan di tengah situasi sulit.
Gol Carlos Augusto menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Kontribusi Mkhitaryan dari bangku cadangan dan penyelamatan Martinez turut memastikan Inter mampu melewati tekanan Shakhtar hingga akhir laga.
Bagi Shakhtar, kekalahan ini menjadi pukulan setelah mereka gagal mempertahankan catatan tak terkalahkan di fase liga. Meski unggul jumlah pemain pada bagian akhir pertandingan, tim tamu tidak mampu memanfaatkan kesempatan untuk menyamakan kedudukan.
Inter kini mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya di kompetisi domestik. Nerazzurri dijadwalkan menghadapi Fiorentina pada 25 Oktober 2026, sementara kemenangan atas Shakhtar diharapkan menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri di laga-laga selanjutnya. (*)

