Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Tekankan Politik Harus Beri Manfaat Nyata bagi Rakyat

Beritariau.com, BANGKINANG KOTA – Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., resmi menakhodai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kampar periode 2026–2031. Usai dilantik, Ahmad Yuzar menegaskan komitmennya memperkuat konsolidasi organisasi, membesarkan partai, dan memastikan kehadiran politik memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pelantikan berlangsung di Ballroom Stanum, Bangkinang, Selasa (20/10/2026), dalam rangkaian Orientasi Politik, Pelantikan Pengurus, dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) DPC PKB Kabupaten Kampar.
Ahmad Yuzar dilantik oleh perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, H. Mafirion Syamsuddin Rogo, anggota DPR RI Fraksi PKB. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPW PKB Riau, H. Hendri, S.H., M.H., Sekretaris DPW PKB Riau yang juga Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si., serta jajaran pengurus partai, anggota legislatif, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan partai politik.
Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin PKB Kampar selama lima tahun ke depan.
Ia mengungkapkan, kedekatannya dengan PKB tidak terlepas dari peran para ulama yang selama ini memberikan nasihat dan tuntunan dalam menjalani kehidupan, termasuk ketika menjalankan amanah sebagai kepala daerah.
“Setiap bertemu dengan para sesepuh partai dan ulama, hati saya merasa tenang dan damai. Banyak nasihat yang diberikan, baik kepada saya secara pribadi sebagai seorang muslim maupun nasihat ulama kepada umara, terutama untuk kemaslahatan dan kesejahteraan umat,” ungkap Ahmad Yuzar.
Menurutnya, kepemimpinan di tubuh partai politik bukan sekadar jabatan struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab, ketulusan, dan kerja nyata. Partai politik juga memiliki tanggung jawab dalam membangun pendidikan politik, memperkuat kaderisasi, serta menjadi saluran aspirasi masyarakat.
Ahmad Yuzar menegaskan, ukuran kebesaran partai tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah kursi yang diraih di parlemen. Lebih dari itu, keberadaan partai harus mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kebesaran partai bukan hanya diukur dari banyaknya kursi di parlemen, tetapi juga dari seberapa besar kader mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh kader PKB Kampar memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kampar dan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, perbedaan peran antara partai politik dan pemerintah tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bersama-sama mendorong kemajuan daerah.
Sebaliknya, kader partai diharapkan aktif memberikan masukan, menyampaikan aspirasi, serta mengawal program pembangunan agar berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan.
“PKB lahir dari perjuangan para ulama. Karena itu, saya berharap seluruh kader terus menjaga hubungan yang harmonis dengan pemerintah dan masyarakat, serta bersama-sama berbuat nyata untuk kemajuan Kabupaten Kampar,” ujarnya.
Selain memperkuat organisasi, Ahmad Yuzar mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, persaudaraan, dan kerukunan di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh kader merawat ukhuwah Islamiah dan ukhuwah wathaniyah sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Sementara itu, perwakilan DPP PKB, H. Mafirion Syamsuddin Rogo, menyampaikan ucapan selamat kepada Ahmad Yuzar dan seluruh pengurus DPC serta Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Kampar yang menerima mandat kepengurusan periode 2026–2031.
Mafirion mengingatkan bahwa kepercayaan tersebut harus dijawab melalui kerja nyata, kebersamaan, dan kedekatan dengan masyarakat. Ia menekankan, kader partai harus terus hadir di tengah rakyat serta memperjuangkan aspirasi yang disampaikan masyarakat.
“Bagaimana daerah pemilihan ini terus berkembang, tentu menjadi tanggung jawab kita bersama. Seluruh kader yang telah mendapatkan mandat harus terus bersama rakyat dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan organisasi sejak dini menghadapi agenda politik mendatang. Penguatan struktur, konsolidasi kader, dan upaya menjaga kedekatan dengan masyarakat harus menjadi perhatian seluruh jajaran PKB.
Dalam kegiatan tersebut, hadir pula anggota DPRD Provinsi Riau sekaligus Ketua Perempuan Bangsa Provinsi Riau, Siti Aisyah, S.Kom., serta anggota DPRD Kabupaten Kampar dari Fraksi PKB, yakni Raja Ferza Fakhlevi, S.H., M.H., Jihad Aqsa, S.E., Ramli, S.Kom., dan Sukardi, S.IP.
Jajaran pengurus Nahdlatul Ulama, Dewan Syura DPC PKB Kampar, Perempuan Bangsa, para ketua DPAC se-Kabupaten Kampar, serta sejumlah pimpinan dan perwakilan partai politik juga turut menghadiri kegiatan tersebut.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyampaian penetapan personalia pengurus DPAC PKB periode 2026–2031 se-Kabupaten Kampar oleh Raja Ferza Fakhlevi. Selanjutnya, para pengurus DPAC dilantik oleh Ketua DPW PKB Riau, H. Hendri.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, PKB Kampar diharapkan semakin solid dalam memperkuat kaderisasi, memperluas konsolidasi hingga tingkat kecamatan, serta memperjuangkan aspirasi masyarakat secara berkelanjutan.
Bagi Ahmad Yuzar, amanah kepemimpinan tersebut menjadi tanggung jawab untuk membangun partai yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi kemaslahatan umat dan kemajuan Kabupaten Kampar. (*)

