Bupati Inhil Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Penanggulangan AIDS, TBC, dan Malaria

Bupati Indragiri Hilir, Herman

Beritariau.com, Tembilahan -- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria (ATM) melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. Langkah tersebut diwujudkan dalam Forum Kemitraan yang digelar di Hotel Harmona Inn, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Indragiri Hilir, Herman, dan dihadiri Badan Eksekutif Asosiasi Dinas Kesehatan (Adinkes) Pusat dr. Iskandar Z. Adisapoetra, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Ketua TP PKK Inhil Katerina Susanti Herman, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Inhil, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Herman menegaskan bahwa pengendalian penyakit menular merupakan bagian penting dari upaya menciptakan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. Menurutnya, langkah tersebut juga sejalan dengan target nasional menuju Indonesia bebas AIDS, TBC, dan Malaria pada tahun 2030.

Ia menekankan bahwa keberhasilan mencapai target tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat karena ketiga penyakit tersebut masih menjadi tantangan serius di bidang kesehatan.

Terkait HIV/AIDS, Bupati Herman menyoroti pentingnya upaya pencegahan melalui edukasi dan perlindungan terhadap keluarga serta generasi muda. Ia juga menyampaikan pandangannya mengenai perlunya menjaga masyarakat dari berbagai perilaku yang menurutnya berisiko terhadap penyebaran penyakit.

Sementara itu, untuk penanggulangan TBC dan malaria, Herman menilai pendekatan yang dilakukan tidak cukup hanya melalui layanan kesehatan. Menurutnya, kedua penyakit tersebut juga berkaitan dengan berbagai faktor sosial, seperti kemiskinan, kondisi lingkungan, dan perilaku hidup masyarakat.

Karena itu, ia berharap forum kemitraan tersebut mampu menghasilkan sinergi lintas sektor serta langkah-langkah strategis yang tepat sasaran dalam upaya pencegahan dan pengendalian AIDS, TBC, dan malaria di Kabupaten Indragiri Hilir.

"Susunlah program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan mampu menjadi solusi nyata dalam menekan penyebaran ketiga penyakit tersebut," ujarnya.

Forum Penguatan Kemitraan Penanggulangan ATM dijadwalkan berlangsung hingga 24 Juli 2026. Selama kegiatan, peserta akan membahas penguatan koordinasi, advokasi, serta peran masing-masing sektor dalam mendukung terciptanya masyarakat Indragiri Hilir yang lebih sehat. (*)