Bupati Herman dan Bunda Literasi Inhil Terima Bantuan Pustaka Apung "Parit Anak Inhil"

Bupati Herman dan Bunda Literasi Inhil Terima Bantuan Pustaka Apung "Parit Anak Inhil"

Beritariau.com, Tembilahan -- Bupati Indragiri Hilir H. Herman bersama Bunda Literasi Kabupaten Indragiri Hilir Katerina Susanti Herman menerima bantuan Pustaka Apung "Parit Anak Inhil" dari Institut Kesehatan dan Teknologi Al-Insyirah Pekanbaru sebagai upaya memperluas akses literasi bagi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan perairan.

Penyerahan bantuan berlangsung di Pelabuhan Pelindo Tembilahan, Sabtu (18/7/2026), dan dihadiri Rektor Institut Kesehatan dan Teknologi Al-Insyirah Pekanbaru Assoc. Prof. Dr. Ns. Hj. Rifa Yanti, General Manager Pelindo Tembilahan, perwakilan KSOP, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Camat Concong, serta Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Indragiri Hilir.

Dalam kegiatan tersebut, Institut Kesehatan dan Teknologi Al-Insyirah Pekanbaru menyerahkan Pustaka Apung kepada Bunda Literasi Kabupaten Indragiri Hilir yang didampingi Bupati Herman. Pada kesempatan yang sama, General Manager Pelindo Tembilahan juga menyerahkan bantuan berupa buku bacaan dan pelampung sebagai penunjang operasional Pustaka Apung "Parit Anak Inhil" yang akan melayani masyarakat di Kecamatan Concong.

Bupati Herman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Institut Kesehatan dan Teknologi Al-Insyirah Pekanbaru atas kontribusinya dalam mendukung pengembangan budaya literasi di Kabupaten Indragiri Hilir.

Menurutnya, kehadiran Pustaka Apung merupakan langkah nyata untuk menghadirkan layanan bacaan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan perairan, sehingga mereka memperoleh akses literasi yang lebih mudah.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir untuk terus mendukung pengembangan program literasi melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.

"Ini menjadi perhatian kita bersama. Melihat kondisi geografis Kabupaten Indragiri Hilir, satu unit Pustaka Apung tentu belum mencukupi. Insyaallah, tahun depan pemerintah daerah akan berupaya menambah Pustaka Apung melalui dukungan APBD, karena peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari tersedianya fasilitas literasi yang memadai," ujar Herman.

Bupati berharap keberadaan Pustaka Apung "Parit Anak Inhil" mampu meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus memperluas wawasan, terutama bagi warga yang berada di daerah-daerah yang sulit dijangkau layanan perpustakaan konvensional.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir optimistis akses literasi masyarakat akan semakin merata. Kehadiran Pustaka Apung diharapkan menjadi sarana edukasi yang mampu mendorong lahirnya generasi yang cerdas, berpengetahuan luas, dan memiliki budaya gemar membaca sebagai modal penting dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah. (*)