Pemkab Kuansing dan DPRD Perjuangkan Dukungan Infrastruktur Digital ke Kementerian Komdigi

Beritariau.com, Jakarta -- Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) bersama Komisi III DPRD Kuansing melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Akselerasi Infrastruktur Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Selasa (21/7/2026), guna memperkuat sinergi dalam percepatan pembangunan infrastruktur digital di daerah.
Rombongan diterima Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital, Agung Setio Utomo, didampingi Ketua Tim Fokus Wilayah Pelayanan Universal Telekomunikasi, Handoko.
Audiensi dihadiri anggota Komisi III DPRD Kuansing, yakni Oberlin Manurung, Mairizaldi, Gusmir Indra, dan Bertha Uli Sinurat. Sementara dari Pemerintah Kabupaten Kuansing hadir Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfoss) Hevi Heri Antoni, Kepala Bappedalitbang Hendra Roza, Sekretaris BPKAD, serta perwakilan Dinas Kesehatan.
Dalam pertemuan tersebut, Komisi III DPRD Kuansing menyampaikan dukungan terhadap upaya pemerintah daerah memperoleh bantuan pemerintah pusat untuk memperkuat infrastruktur komunikasi. Salah satu usulan yang diajukan adalah pembangunan lima unit videotron sebagai media penyebarluasan informasi publik sekaligus berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan ruang iklan.
Menanggapi usulan tersebut, Plh Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital Komdigi, Agung Setio Utomo, menyatakan pihaknya menyambut baik sinergi yang dibangun Pemerintah Kabupaten Kuansing dan DPRD. Ia menyebut usulan pembangunan videotron akan diupayakan masuk dalam program pemerintah pusat pada tahun anggaran 2027 sesuai mekanisme dan skala prioritas.
Selain itu, Kementerian Komdigi juga membahas sejumlah isu strategis terkait penataan infrastruktur telekomunikasi, termasuk pengelolaan jaringan kabel penyedia layanan internet (ISP). Pemerintah daerah diharapkan dapat mendukung pengawasan dan penataan jaringan sesuai ketentuan yang berlaku.
Komdigi juga membuka peluang peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) melalui berbagai program pelatihan digital yang dapat diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Kuansing.
Dalam pembahasan mengenai pemerataan akses telekomunikasi, Komdigi menyampaikan bahwa hingga saat ini layanan internet telah tersedia di 48 titik di Kabupaten Kuantan Singingi, yang mayoritas berada di lingkungan sekolah. Sementara itu, sebanyak 53 titik blankspot yang masih tersisa dapat diusulkan secara resmi melalui Diskominfoss Kuansing untuk selanjutnya dilakukan kajian oleh kementerian.
Plt Kepala Diskominfoss Kuansing, Hevi Heri Antoni, mengapresiasi dukungan Komisi III DPRD Kuansing dalam memperjuangkan berbagai program pemerintah pusat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan legislatif menjadi modal penting untuk mempercepat pembangunan, khususnya di bidang infrastruktur digital.
Pada kesempatan tersebut, jajaran Kementerian Komdigi juga memperkenalkan Layanan Darurat 112, yaitu sistem panggilan darurat yang dikelola pemerintah daerah untuk mengintegrasikan penanganan berbagai kondisi kedaruratan, seperti layanan kesehatan, kebakaran, bencana, keamanan, hingga koordinasi dengan instansi terkait.
Melalui audiensi ini, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap sinergi dengan DPRD dan Kementerian Komunikasi dan Digital semakin kuat sehingga mampu mempercepat pemerataan infrastruktur digital serta meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi bagi masyarakat. (*)

