Bantuan Rp76,5 Juta Terkumpul, Jalur Toduang Bakotat Jadi Kebanggaan Masyarakat Pangean

Bantuan Rp76,5 Juta Terkumpul, Jalur Toduang Bakotat Jadi Kebanggaan Masyarakat Pangean

Beritariau.com, Kuansing – Semangat gotong royong masyarakat dalam mendukung tradisi Pacu Jalur kembali terlihat dalam proses penyelesaian jalur baru Toduang Bakotat di Desa Pauh Angit, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi.

Setelah dilakukan penggalangan sumbangan dari berbagai pihak, total bantuan yang berhasil terkumpul mencapai Rp76,5 juta. Dana tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan penyelesaian pembuatan jalur baru Toduang Bakotat.

H. Muklisin menyampaikan, keberadaan jalur Toduang Bakotat diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Desa Pauh Angit dan Kecamatan Pangean, tetapi juga menjadi bagian dari kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi secara keseluruhan.

“Jalur Toduang Bakotat ini menjadi kebanggaan masyarakat Pangean dan Kuantan Singingi pada umumnya. Mari kita sama-sama menjaga budaya ini, sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat,” pesannya.

Menurutnya, Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan tradisional, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Kuantan Singingi. Tradisi tersebut mengandung nilai kebersamaan, kekompakan dan semangat gotong royong yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam melestarikan Pacu Jalur sebagai warisan budaya daerah.

Dukungan masyarakat terhadap penyelesaian jalur Toduang Bakotat juga menunjukkan bahwa tradisi Pacu Jalur masih memiliki tempat yang kuat di tengah kehidupan masyarakat. Proses pembuatan jalur tidak hanya menjadi pekerjaan bersama, tetapi juga ruang untuk mempererat silaturahmi antarmasyarakat.

Acara pelayuran jalur baru Toduang Bakotat berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan antusiasme masyarakat. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga tradisi Pacu Jalur agar tetap hidup dan terus diwariskan kepada generasi mendatang.

Dengan semangat gotong royong dan dukungan berbagai pihak, jalur Toduang Bakotat diharapkan dapat menjadi salah satu simbol kebanggaan masyarakat Pangean sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya Pacu Jalur di Kabupaten Kuantan Singingi. (*)