Mantap! Mabes Polri Kirim Helikopter Bantu Polda Riau Patroli Ilegal Logging

Kapolda dan jajaran, saat konferensi pers setelah menerima bantuan satu ini helikopter dari Baharkam Mabes Polri.

Beritariau.com, Pekanbaru - Langkah Kepolisian Daerah (Polda) Riau, untuk memperkuat patroli dan mengatasi illegal logging yang masiv terjadi di beberapa wilayah Provinsi Riau. Didukung Mabes Porli dengan mengirimkan satu unit helikopter.

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, satu unit helikopter tersebut diserahkan Baharkam Mabes Polri. Nantinya, akan akan digunakan untuk memantau aktifitas illegal logging yang ada diwilayah Riau melalui jalur udara.

"Kedatangan helikopter yang sudah hadir di Riau daat ini, akan sangat membantu untuk kita bisa memantau dari udara akfitifas illegal logging yang masih terjadi di wilayah Riau," kata Agung, Jumat (19/11/2021).

Waktu pengoperasian, sebut Agung, akan mulai digunakan hari ini. Dimana, tim dari udara akan melaporkan pantauan dan perkembangan untuk disampaikan ke satgas darat untuk dilakukan tindakan kepolisian.

Untuk langkah selanjutnya, Agung mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan BBKSDA Riau dan Dinas Kehutanan untuk melakukan langkah-langkah konkrit terkait penataan lagi lahan hutan yang sudah dirambah oleh para pelaku.

"Polda Riau akan menuntaskan operasi illegal logging ini. Kami ucapkan terimakasi kepada Mabes Polri atas bantuan helikopter yang diberikan, hal tersebut sangat membantu," tutur Kapolda.

Kapolda berharap operasi ini menjadi pembelajaran bagi kita semuanya. Dengan tujuan hutan yang harus kita lindungi, karena wilayah hutan ini ada yang dialih fungsikan untuk lahan produksi dan itu sudah dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Untuk saat ini sudah 4 orang yang diamankan terkait aktifitas Illegal Logging yang terjadi di beberapa wilayah Riau seperti di Bengkalis dan Rokan Hilir," ungkap Agung.

Selain itu, petugas kepolisian dilapangan juga masih melakukan pengejaran terhadap komplotan pelaku yang sudah ditangkap.

"Selain 4 orang kita amankan, masih ada 6 pelaku lainnya melarikan diri. Dan saat ini masih dilakukan pengejaran oleh petugas kita, sebanyak 2.319 kubik kayu berhasil kita amankan," pungkas Agung.***