Usai Dianiaya, Saut Sihombing Malah Ditahan

Keluarga Kecewa, Polsek Rumpes Belum Tangkap Pelaku Pengeroyokan Saut Sihombing

ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Pelaku pengeroyokan terhadap Saut Sihombing (21), warga Jalan Nelayan Kecamatan Rumbai, masih bebas berkeliaran. Meski memiliki bukti berupa rekaman, saksi, dan hasil visum namun pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Rumbai Pesisir belum menangkap terduga pelaku pengeroyokan.

Sebelumnya, Hasudungan Sihombing, orangtua Saut, telah membuat laporan di SPKT Polsek Rumpes pada Senin (13/09/21). Ia menyebutkan kasus pengeroyokan dan penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (11/09/21), sekitar pukul 17.00 WIB.

"Kami sudah melakukan visum terhadap anak saya, ada saksi dan barang bukti berupa rekaman, namun pelaku belum ditangkap," ucap Saut Sihombing kepada Beritariau.com pada Sabtu (18/09/21).

"Anak saya dipukul, dan dikeroyok hingga wajahnya hancur. Namun, pelaku masih berkeliaran hingga sekarang, polisi sepertinya tidak serius menangani kasus ini, sepertinya keamanan dan ketertiban masyarakat tidak terjaga," tambahnya.

Hasudungan memaparkan, ada dua kasus berbeda yang dihadapi pihaknya. Pada 11 September lalu, putranya dilaporkan atas tuduhan asusila anak dibawah umur, lalu dikeroyok dan dianiaya oleh sekelompok OTK. Setelah dianiaya, putranya malah langsung ditahan oleh Polsek Rumpes.

Soal kasus asusila anak dibawah umur, Hasudungan curiga, kenapa laporan tersebut diproses di Polsek. Setahunya, unit PPA tidak ada di Polsek Rumpes.

"Semuanya terjadi dalam satu hari, kami mencurgai adanya rekayasa dalam tuduhan dan penahanan anak saya," ujar Hasudungan.

Terpisah, Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Fauzi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, membenarkan bahwa pihaknya belum menahan Pelaku dugaan pengeroyokan.

"Iya belum kita tangkap, kita tidak perlu terburu-buru. Kita sudah melakukan penyelidikan, saksi sudah kita panggil, dan SP2HP sudah kita kirim," ujar Fauzi kepada Beritariau.com pada Sabtu (18/09/21).

Fauzi menjelaskan, bahwa pihaknya belum bisa menetapkan siapa dan berapa jumlah pelaku. Karena, hasil dari pemeriksaan saksi banyak yang tidak tahu.

"Laporan sudah masuk dan tengah berjalan, ini adalah tanggung jawab kita," pungkas Fauzi. (*)