Dikupak maling, 450 bungkus rokok dan uang Alfamart ini lenyap

Dikupak maling, 450 bungkus rokok dan uang Alfamart ini lenyap

Ilustrasi (tribunnews)

Beritariau.com, Pekanbaru - Kejahatan Konvensional Pencurian dengan pemberatan masih marak terjadi di Pekambaru. Pencurian ini sering menyasar rumah dan toko ketika ditinggal pemilik ataupun pekerjanya.

Untuk toko, korban tidak hanya tempat biasa tapi juga ritel modern seperti Alfamart yang dilengkapi cctv. Seperti yang terjadi di Jl. Taman Sari, sebuah Alfamart di Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru. 

Asisten toko DP (24) pada Selasa (18/07/2017) saat mengecek di dalam laci kasir uang stok toko sebesar Rp200.000 sudah tidak ada. Lalu mengecek di laci stok rokok dan melihat bahwa lebih kurang  450 bungkus dengan berbagai merek dan jenis juga hilang.

Karena curiga lalu korban mengecek rekaman CCTV dan melihat ada seorang laki-laki yang tidak dikenal berada di dalam pada pukul 03.22 WIB mengambil uang dalam laci kasir dan rokok didalam laci stoke. Akibatnya kerugian ditaksir Rp9 Juta.

"Korban melapor ke Polsek Bukit Raya. Pelaku dalam Lidik," ujar Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Pekanbaru, Ipda Dodi Vivino seperti dalam laporan Kamtibmas 24 jam, Rabu (19/07/2017).

Maraknya curat di Pekanbaru terlihat dari adanya kejadian serupa pada waktu yang hampir bersamaan. Tepatnya pada Selasa (18/07/2017) sekitar pukul 03.00 WIB di Jl. Merak Sakti, Tobek Godang Kecamatan Tampan Pekanbaru.

Bedanya dengab pencurian di Alfamart, korban MR (24) ketika itu berada di rumah yang disewanya itu. Dia tahu ketika dibangunkan oleh pemilik rumah karena pintu kamarnya tidak dikunci.

Padahal menurut korban sewaktu mau tidur pintu telah dikunci. Namun ketika bangun dan dicek barang-barangnya diketahui telah hilang satu unit HP Xiaomi 4C, Jam tangan dan Tas Ransel kemudian diduga telah masuk maling.[bas]