Tukang pangkas di Pekanbaru ini dilaporkan cabuli anak TK umur 5 tahun

Ilustrasi (merdeka.com)
Beritariau.com, Pekanbaru - Pada Minggu (23/07/2017) Presiden Joko Widodo akan menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional di Pekanbaru. Diharapkan dengan ini kondisi anak di Indonesia dan Pekanbaru khususnya makin cerah tanpa ada gangguan dalam menjalani masa kecilnya.
Akan tetapi mirisnya, beberapa hari lagi jelang kedatangan presiden malah ada peristiwa memilukan menimpa seorang anak di Pekanbaru. Anak perempuan yang masih Taman Kanak-Kanak ini memgalami dugaan tindak pidana pencabulan.
Kejadiannya pada Selasa (18/07/2017) di sebuah Pangkas Rambut Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Korban VN (5) Pelajar TK. Orangtuanya YB (31) melaporkan diduga Pelaku TL (20) ke Polresta Pekanbaru.
"Sesuai dengan Laporan Polisi Nomor LP/566/VII/2017/RIAU/POLRESTA PEKANBARU," ujar Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Pekanbaru, Ipda Dodi Vivino seperti dalam laporan Kamtibmas 24 jam, Rabu (19/07/2017).
Kronologisnya pada Selasa itu sekitar pukul 14.30 WIB menurut pelapor telah terjadi pencabulan terhadap anaknya di kamar mandi Pangkas Rambut tersebut.
Kejadian itu ketahui pelapor saat memandikan anaknya. Lalu anaknya mengatakan sakit pada bagian kemaluannya karena di masukkan jari oleh om-om di tempat pangkas rambut tersebut.
Sehari sebelumnya pada Senin (17/07/2017) juga ada laporan pencabulan di Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru. Meski sudah agak besar korban AA (13) juga masih tergolong bawah umur dengan pelaku TS berumur 17 tahun.
Bedanya dengan yang pertama korban dan pelaku melakukan dengan sengaja. Cuma saja diketahui orang tua dan akhirnya dilaporkan.
Pelaku membawa korban yang masih mengenakan pakaian sekolah jalan-jalan menggunakan sepeda motor. Lalu membawa korban ke salah satu penginapan Home Stay di Pekanbaru.[bas]

