Cegah Stunting, Bupati Herman Ajak Warga Inhil Biasakan Konsumsi Buah dan Sayur

Cegah Stunting, Bupati Herman Ajak Warga Inhil Biasakan Konsumsi Buah dan Sayur

Beritariau.com, TEMBILAHAN -- Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H Herman, mengajak masyarakat membudayakan konsumsi buah dan sayur sebagai bagian dari pola hidup sehat sekaligus langkah mencegah stunting sejak dini. Upaya tersebut dinilai perlu dimulai dari lingkungan keluarga melalui kebiasaan menyediakan makanan bergizi setiap hari.

Ajakan itu disampaikan dalam Gerakan Makan Buah dan Sayur memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 di halaman Gedung Eks Multiers, Jalan Suarna Bumi, Tembilahan, Minggu (8/11/2026).

Kegiatan bertema "Sehat untuk Semua" tersebut dibuka oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Inhil, Dwi Budianto, yang hadir mewakili Bupati sekaligus membacakan sambutan tertulis.

Dalam sambutannya, Herman menegaskan gerakan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya mendorong perubahan pola hidup sehat yang dimulai dari rumah tangga.

"Perubahan dari isi piring kita, dari dapur kita dan dari kebiasaan anak-anak kita," demikian pesan Herman dalam sambutannya.

Ia mengingatkan masyarakat agar menjadikan buah dan sayur sebagai bagian penting dari menu harian. Konsumsi yang dianjurkan minimal lima porsi sehari, terdiri dari tiga porsi sayur dan dua porsi buah.

Menurutnya, pemenuhan gizi seimbang sangat menentukan tumbuh kembang anak. Kekurangan asupan makanan bergizi dapat meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan, termasuk stunting.

"Anak-anak kita adalah masa depan Indragiri Hilir. Anak yang cukup makan sayur dan buah akan tumbuh tinggi, lebih cerdas, lebih jarang sakit dan lebih semangat belajar. Stunting ini yang harus kita cegah," tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Gerakan Makan Buah dan Sayur Kabupaten Indragiri Hilir.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam sehat bersama, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stan pelayanan kesehatan yang menyediakan Cek Kesehatan Gratis (CKG), donor darah, serta berbagai layanan kesehatan lainnya.

Masyarakat juga mendapatkan edukasi melalui talkshow yang menghadirkan dokter spesialis anak sekaligus Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), perwakilan Pokja IV TP-PKK Inhil, serta ahli gizi dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Kabupaten Inhil.

Melalui gerakan tersebut, Pemkab Inhil berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi keluarga semakin meningkat. Pemerintah juga mendorong agar konsumsi buah dan sayur tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HKN, tetapi diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari sebagai investasi kesehatan generasi mendatang. (*)