Agung Nugroho Sebut Sampah Jadi Penyebab Drainase Pekanbaru Meluap Saat Hujan Deras

Agung Nugroho Sebut Sampah Jadi Penyebab Drainase Pekanbaru Meluap Saat Hujan Deras

Beritariau.com, PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menegaskan penumpukan sampah menjadi salah satu penyebab saluran drainase meluap hingga menggenangi sejumlah ruas jalan saat hujan deras mengguyur Kota Pekanbaru.

Kondisi tersebut terjadi karena banyak drainase tersumbat sampah sehingga aliran air tidak berjalan lancar. Akibatnya, air meluap ke badan jalan dan mengganggu aktivitas serta arus lalu lintas masyarakat.

"Kita melihat selama ini drainase yang tersumbat karena sampah, maka tim di lapangan rutin melakukan pengerukan dan normalisasi," tegas Agung, Sabtu (7/11/2026).

Menurutnya, petugas menemukan sejumlah saluran drainase tidak lagi berfungsi optimal akibat banyaknya sampah yang menumpuk di dalamnya. Karena itu, pemerintah kota terus melakukan pengerukan, normalisasi hingga perbaikan saluran di sejumlah titik.

Agung juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam maupun di sekitar saluran drainase. Menurutnya, menjaga kebersihan saluran air membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh warga.

Untuk mempermudah pengelolaan sampah, masyarakat dapat memanfaatkan layanan armada Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) yang tersedia di setiap kelurahan. Dengan begitu, pengangkutan sampah dapat berlangsung lebih tertata dan tidak berakhir menumpuk di saluran air.

Di sisi lain, Pemko Pekanbaru terus mempercepat pengerjaan dan perbaikan drainase yang ditargetkan berlangsung hingga akhir 2026. Sepanjang tahun ini, pekerjaan dilakukan di enam ruas jalan, yakni Jalan Paus, Jalan Darma Bakti, Jalan Embun Pagi, Jalan Cipta Karya, Jalan Arifin Achmad dan Jalan Srikandi.

Perbaikan tersebut juga mencakup pembangunan ulang drainase yang membentang dari simpang Jalan Arifin Achmad.

"Kami juga berkoordinasi dengan lintas instansi dalam penanganan banjir di Kota Pekanbaru," ungkapnya.

Agung berharap upaya normalisasi dan pembenahan infrastruktur drainase dapat mengurangi genangan saat hujan deras. Namun, ia menekankan penanganan persoalan banjir tidak cukup hanya melalui pembangunan fisik, melainkan juga membutuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga saluran air tetap bersih dan tidak tersumbat sampah. (*)