Sugiyarto Motivasi Siswa SMAN 8 Dumai: Keterbatasan Bukan Penghalang Meraih Prestasi

Beritariau.com, DUMAI – Wakil Wali Kota Dumai, H. Sugiyarto, memotivasi para siswa SMA Negeri (SMAN) 8 Dumai agar tidak menjadikan keterbatasan sarana dan prasarana sekolah sebagai alasan untuk berhenti mengejar prestasi dan cita-cita.
Pesan tersebut disampaikan Sugiyarto saat bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMAN 8 Dumai, Jalan Sukajadi, Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, Senin (26/10/2026).
Kehadiran orang nomor dua di Kota Dumai itu disambut antusias oleh ratusan siswa, jajaran sekolah, serta tenaga pendidik. Upacara turut dihadiri Camat Bukit Kapur Teguh Widodo, Ketua TP PKK Kecamatan Bukit Kapur Netti Darlina, Lurah Bukit Kayu Kapur Muazin, Kepala SMAN 8 Dumai Aulia Fajni, jajaran wakil kepala sekolah, staf, dan majelis guru.
Dalam amanatnya, Sugiyarto menekankan bahwa keterbatasan fasilitas tidak boleh memadamkan semangat pelajar untuk menuntut ilmu. Menurutnya, kemauan untuk belajar, tekad yang kuat, dan kesungguhan dalam berusaha menjadi modal penting bagi siswa untuk meraih masa depan yang lebih baik.
"Ingatlah bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih prestasi gemilang. Jadikan kekurangan itu sebagai pemacu semangat dan motivasi agar kalian tetap memiliki semangat belajar yang tinggi demi masa depan yang cerah," pesan Sugiyarto di hadapan peserta upacara.
Ia mengajak para siswa untuk tetap fokus pada pendidikan dan memanfaatkan setiap kesempatan belajar yang tersedia. Kondisi sarana dan prasarana yang belum sepenuhnya memadai, kata dia, seharusnya menjadi tantangan untuk terus berusaha, bukan alasan untuk menyerah.
Sugiyarto juga mengingatkan para pelajar agar tidak cepat berpuas diri setelah menyelesaikan pendidikan di bangku sekolah menengah atas. Ia mendorong siswa SMAN 8 Dumai untuk memiliki cita-cita tinggi dan mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
"Jangan hanya berhenti atau selesai sampai di jenjang SMA saja. Pasang cita-cita setinggi langit, lanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau perguruan tinggi. Kota Dumai dan bangsa ini membutuhkan generasi muda yang cerdas, berpendidikan, serta memiliki kompetensi yang mumpuni," tegasnya.
Menurut Sugiyarto, pendidikan lanjutan merupakan salah satu langkah penting bagi generasi muda untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan. Karena itu, para siswa diharapkan mulai membangun tujuan pendidikan sejak dini, disertai kedisiplinan dan kesungguhan dalam belajar.
Ia juga mengingatkan bahwa masa depan Kota Dumai membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga kompetensi dan kesiapan untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah maupun bangsa.
Tidak hanya memberikan motivasi kepada siswa, Sugiyarto turut menyampaikan apresiasi kepada para majelis guru dan tenaga kependidikan SMAN 8 Dumai. Ia menilai dedikasi guru dalam mendidik generasi penerus memiliki peran penting, terutama ketika proses pembelajaran dihadapkan pada berbagai keterbatasan dan tantangan.
Sugiyarto mengapresiasi kesabaran dan keikhlasan para guru yang terus menjalankan tugas mendidik, membimbing, serta membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, peran guru tidak sebatas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menanamkan nilai moral, membangun kedisiplinan, dan membentuk kepribadian anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang berintegritas.
Ia menegaskan bahwa pembentukan karakter dan peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan peran bersama, baik dari tenaga pendidik, pihak sekolah, pemerintah, maupun para siswa itu sendiri.
Upacara bendera berlangsung tertib dan lancar, kemudian ditutup dengan ramah tamah serta foto bersama Wakil Wali Kota Dumai, jajaran Pemerintah Kecamatan Bukit Kapur, pihak kelurahan, kepala sekolah, dan majelis guru.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan semangat belajar, berani menetapkan cita-cita, serta melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi meskipun menghadapi keterbatasan. (*)

