Mahasiswa Polbeng Turun ke Desa Prapat Tunggal, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan Sembako

Mahasiswa Polbeng Turun ke Desa Prapat Tunggal, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan Sembako

Beritariau.com, BENGKALIS – Semangat kepedulian dan kemanusiaan ditunjukkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Politeknik Negeri Bengkalis melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Prapat Tunggal, Sabtu (24/10/2026).

Mengusung tema “Berbagi Kasih, Sehat Bersama: Wujudkan Masyarakat Sejahtera”, kegiatan ini menghadirkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus pembagian paket sembako bagi masyarakat kurang mampu.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam membantu masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan serta meringankan beban pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari.

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan sosial, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi bagian penting dari gerakan Palang Merah Indonesia.

Ketua Umum KSR PMI Politeknik Negeri Bengkalis, Andrew Aldora Tsaqif, mengatakan pengabdian masyarakat tersebut merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap kondisi sosial dan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung, sekaligus memperkuat hubungan antara lingkungan perguruan tinggi dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dari segi kesehatan maupun pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Kami juga ingin menumbuhkan rasa kepedulian sosial serta mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan kesehatan gratis memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Layanan ini sekaligus menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran agar masyarakat lebih memperhatikan kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, pembagian sembako ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan sebagian beban ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi bentuk perhatian mahasiswa terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.

Bagi anggota KSR PMI Politeknik Negeri Bengkalis, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran untuk mengasah kepekaan sosial, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan tanggung jawab dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

Nilai kemanusiaan, menurut semangat kegiatan tersebut, tidak cukup hanya dipahami sebagai prinsip organisasi, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh orang lain.

Melalui kegiatan bertema berbagi kasih dan sehat bersama ini, UKM KSR PMI Politeknik Negeri Bengkalis berharap dapat terus berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, memperluas semangat gotong royong, serta membangun kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga.

Pengabdian di Desa Prapat Tunggal tersebut menjadi salah satu upaya mahasiswa untuk menghadirkan manfaat di luar lingkungan kampus, sekaligus mempertegas bahwa semangat kemanusiaan dapat tumbuh melalui aksi sederhana yang dilakukan secara bersama-sama. (*)