Tottenham Akhiri Puasa Kemenangan, Taklukkan Coventry City 3-1

Tottenham Akhiri Puasa Kemenangan, Taklukkan Coventry City 3-1

Pemain Tottenham Hotspur James Maddison (kiri) merayakan gol dalam pertandingan Premier League melawan Coventry City, Selasa (20/10/2026) (c) John Walton/PA via AP

Beritariau.com, PEKANBARU – Tottenham Hotspur akhirnya memetik kemenangan perdana di Premier League 2026/2027. Menjamu Coventry City di Tottenham Hotspur Stadium, Selasa (20/10/2026) dini hari WIB, Spurs bangkit dari tekanan dan mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor 3-1.

James Maddison membuka keunggulan Tottenham pada babak pertama. Namun, Coventry sempat membuat tuan rumah ketar-ketir setelah Jack Rudoni menyamakan kedudukan pada awal babak kedua.

Tottenham merespons dengan meningkatkan tekanan. Omar Marmoush membawa Spurs kembali unggul, sebelum Ben Davies memastikan kemenangan lewat gol pada masa tambahan waktu.

Hasil ini menjadi momentum penting bagi Tottenham yang sebelumnya gagal meraih kemenangan dalam enam pertandingan liga. Tambahan tiga poin mengangkat tim asuhan Roberto De Zerbi dari dasar klasemen ke posisi ke-16 dengan koleksi enam poin.

Sementara itu, Coventry City harus pulang tanpa poin. Kekalahan tersebut membuat mereka berada di peringkat ke-17 dengan jumlah poin yang sama, tetapi kalah dalam selisih gol dari Tottenham.

Maddison Buka Keunggulan, Gol Solanke Dianulir

Coventry City mencoba memanfaatkan tekanan yang tengah dihadapi Tottenham dengan tampil agresif sejak menit awal. Tim tamu bahkan nyaris membuka keunggulan melalui Tatsuhiro Sakamoto, tetapi tembakannya berhasil diblok Jan Paul van Hecke menggunakan wajahnya.

Tottenham kemudian mengambil kendali dan memecah kebuntuan pada menit ke-14. Maddison melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut atas gawang Coventry. Kiper tim tamu gagal mengantisipasi sepakan tersebut dan Spurs unggul 1-0.

Gol itu menjadi momen istimewa bagi Maddison karena ia merupakan produk akademi Coventry City. Selain kembali mencatatkan namanya di papan skor, laga tersebut juga menandai penampilan sebagai starter pertamanya sejak Mei 2025, berdasarkan laporan pertandingan.

Tottenham sempat memperbesar keunggulan melalui Dominic Solanke lima menit setelah gol pembuka. Namun, gol tersebut dianulir karena posisi offside sehingga Spurs belum mampu menjauh.

Solanke kembali mendapatkan peluang menjelang turun minum, tetapi tembakannya melambung di atas mistar. Coventry juga terus mencari celah untuk menyamakan kedudukan, tetapi tekel penting Micky van de Ven terhadap Brandon Thomas-Asante membantu Tottenham mempertahankan keunggulan 1-0 hingga jeda.

Coventry Menyamakan Skor, Marmoush Jadi Pembeda

Memasuki babak kedua, Coventry langsung meningkatkan intensitas serangan. Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-49 ketika Jack Rudoni memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti dan menaklukkan Antonin Kinsky.

Gol itu mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus membuat Tottenham kembali berada dalam tekanan. Tuan rumah harus segera menemukan respons agar peluang meraih kemenangan perdana tidak kembali terlepas.

Spurs akhirnya menjawab sembilan menit kemudian. Omar Marmoush mencetak gol pertamanya bersama Tottenham melalui tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut jauh gawang Coventry.

Gol tersebut mengembalikan keunggulan Tottenham menjadi 2-1. Setelah kembali memimpin, Spurs berusaha menjaga kendali permainan sembari mencari gol tambahan untuk mengamankan tiga poin.

Di tengah perjuangan mempertahankan keunggulan, Tottenham juga mendapat kabar positif dari Dejan Kulusevski. Pemain tersebut masuk sebagai pemain pengganti dan mencatatkan penampilan pertamanya setelah absen selama 526 hari akibat serangkaian cedera.

Kembalinya Kulusevski menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan yang juga menandai kebangkitan Tottenham di kompetisi liga.

Ben Davies Kunci Kemenangan pada Injury Time

Tottenham tidak mengendurkan tekanan meski sudah kembali unggul. Pada masa tambahan waktu, Ben Davies mencetak gol ketiga melalui tembakan keras yang bersarang di gawang Coventry.

Gol tersebut memastikan Tottenham menang 3-1 sekaligus menutup pertandingan dengan hasil yang melegakan bagi tuan rumah dan pendukungnya.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Spurs untuk memperbaiki posisi di klasemen setelah melewati enam pertandingan liga tanpa kemenangan. Namun, tantangan berikutnya sudah menanti karena Tottenham dijadwalkan bertandang menghadapi Chelsea pada Sabtu (24/10/2026) pukul 23.30 WIB.

Spurs kini memiliki kesempatan melanjutkan momentum positif tersebut, sekaligus membuktikan bahwa kemenangan atas Coventry bukan sekadar pemutus tren buruk, melainkan awal kebangkitan mereka di Premier League musim ini. (*)