BRIN Teliti Model Kemandirian Wilayah Perbatasan di Dumai, Dorong Ekonomi Daerah Tak Bergantung Pusa

Beritariau.com, Dumai -- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan penelitian terkait pengembangan model desentralisasi dan otonomi daerah di wilayah perbatasan, salah satunya di Kota Dumai, Provinsi Riau.
Penelitian tersebut dibahas dalam pertemuan Tim Peneliti BRIN bersama Pemerintah Kota Dumai yang diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai Fahmi Rizal di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim, Rabu (16/9/2026).
Kedatangan tim BRIN menjadi bagian dari penelitian untuk melihat secara langsung karakteristik, potensi, serta tantangan yang dihadapi daerah perbatasan dalam menjalankan pembangunan dan memperkuat kemandirian daerah.
BRIN Dorong Daerah Perbatasan Lebih Mandiri
Peneliti Ahli Utama pada Pusat Riset Politik BRIN, Siti Zuhro, mengatakan penelitian tersebut dilakukan untuk membangun model pengembangan wilayah perbatasan yang lebih maju.
Menurutnya, penelitian mencakup 11 daerah yang memiliki karakteristik wilayah perbatasan. Tim BRIN juga akan menggali berbagai informasi dari pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemangku kepentingan lainnya.
"Kami datang untuk melihat langsung bagaimana membangun model wilayah perbatasan untuk 11 daerah penelitian dan desentralisasi yang lebih maju," ujar Siti.
Ia menekankan, daerah perbatasan diharapkan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki sehingga tidak terus bergantung pada pemerintah pusat.
"Daerah-daerah perbatasan diharapkan tidak menggantungkan diri ke pemerintah pusat. Daerah perbatasan dapat lebih mandiri dengan karakteristiknya masing-masing," katanya.
Dalam proses penelitian, tim BRIN akan berdiskusi dengan sejumlah OPD untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi pembangunan, tata kelola pemerintahan, potensi ekonomi hingga berbagai persoalan yang dihadapi daerah.
Siti juga menyebut pembangunan di wilayah perbatasan perlu berjalan selaras dengan regulasi yang berlaku. Hasil penelitian yang telah dilakukan BRIN sejak 2022 hingga 2024 nantinya akan disampaikan kepada Pemerintah Kota Dumai.
Pemko Dumai Harap Beri Dampak Ekonomi
Sekda Kota Dumai Fahmi Rizal menyambut baik penelitian yang dilakukan BRIN tersebut. Ia berharap kajian yang dilakukan tidak hanya menghasilkan rekomendasi secara akademis, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.
"Kami sangat berharap hasil penelitian BRIN berdampak positif bagi Provinsi Riau, khususnya di Kota Dumai, dan menghasilkan penelitian untuk kemajuan bagi Kota Dumai," harap Fahmi.
Menurutnya, penelitian dan kajian mengenai pengembangan wilayah perbatasan dapat menjadi salah satu bahan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan Dumai.
Terlebih, Kota Dumai memiliki posisi strategis sebagai wilayah pesisir dan kawasan yang berhadapan langsung dengan jalur perdagangan internasional. Penguatan kemandirian daerah dinilai penting agar potensi tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan perekonomian daerah.
Pertemuan tersebut turut dihadiri staf ahli, para kepala OPD, pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Dumai, para camat, pimpinan instansi vertikal, pimpinan perusahaan serta pelaku UMKM.
Pemerintah Kota Dumai berharap kolaborasi dengan BRIN melalui penelitian tersebut dapat menghasilkan rekomendasi yang relevan dan dapat mendukung penguatan desentralisasi, kemandirian daerah serta peningkatan perekonomian masyarakat. (*)

