Bupati Inhil Lantik Pengurus LPTQ 2026-2029, Tekankan Profesionalitas dan Objektivitas

Bupati Inhil Lantik Pengurus LPTQ 2026-2029, Tekankan Profesionalitas dan Objektivitas

Beritariau.com, Tembilahan -- Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman resmi melantik pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Inhil periode 2026-2029, Selasa (15/9/2026) pagi.

Pelantikan yang digelar di Hotel Tembilahan Pratama tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk memperkuat pembinaan, penghayatan, pengamalan, serta pengembangan seni baca Al-Qur'an di Kabupaten Inhil.

Muammar Ghaddafi dipercaya memimpin LPTQ Inhil sebagai Ketua Umum untuk periode 2026-2029 bersama jajaran pengurus lainnya.

Bupati Herman menyampaikan apresiasi kepada jajaran LPTQ yang selama ini telah memberikan kontribusi dalam pembinaan dan mencetak prestasi yang mengharumkan nama Kabupaten Inhil, baik di tingkat Provinsi Riau maupun nasional.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada LPTQ yang telah memberi sumbangsih, mengharumkan nama Inhil di tingkat Provinsi hingga nasional. Kami harap prestasi ini akan semakin meningkat dengan hadirnya kepengurusan baru," ujar Herman.

Menurutnya, peningkatan prestasi harus dibarengi dengan pola pembinaan yang semakin terarah. LPTQ telah melakukan berbagai langkah, mulai dari mengintensifkan latihan dengan melibatkan pelatih tingkat provinsi dan nasional, memetakan kelemahan peserta, menstandarkan kualitas, hingga menentukan cabang lomba yang menjadi unggulan.

Bupati Minta Seleksi Kafilah Berjalan Objektif

Herman meminta kepengurusan baru tidak hanya menjalankan roda organisasi secara administratif. Ia mendorong LPTQ aktif membangun kolaborasi dengan para alim ulama, pondok pesantren dan berbagai elemen masyarakat untuk menjaring bibit-bibit terbaik daerah.

Menurutnya, proses penjaringan dan pembinaan harus dilakukan secara profesional agar potensi generasi Qur'ani di Inhil dapat berkembang secara optimal.

"Jangan jadikan jabatan ini sebagai formalitas saja, tetapi berupayalah menjaga tata kelola organisasi secara profesional, jujur dan objektif terutama dalam seleksi dan pembinaan kafilah," tegas Herman.

Ia berharap kepengurusan LPTQ yang baru dapat menghadirkan pembinaan yang lebih sistematis dan berkelanjutan. Dengan demikian, para peserta yang dibina tidak hanya mampu berprestasi dalam berbagai ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), tetapi juga memiliki kemampuan dan penghayatan terhadap nilai-nilai Al-Qur'an.

Herman menegaskan, upaya membentuk generasi Qur'ani merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Inhil dalam mendukung berbagai program keagamaan.

Pembinaan tersebut diharapkan turut memperkuat karakter generasi muda sekaligus mendukung terwujudnya visi Kabupaten Inhil sebagai daerah yang semakin maju dan religius.

Dengan dilantiknya kepengurusan periode 2026-2029, LPTQ Inhil diharapkan mampu melanjutkan capaian yang telah diraih sekaligus menghadirkan terobosan baru dalam pembinaan tilawah dan seni baca Al-Qur'an di daerah. (*)