Forum Pemuda Lipat Kain Soroti Kinerja Polres Kampar dalam Pemberantasan Narkoba

Forum Pemuda Lipat Kain Soroti Kinerja Polres Kampar dalam Pemberantasan Narkoba

Ketua Forum Pemuda Kenegerian Lipat Kain, Angki Mei Putra SH.

Beritariau.com, KAMPAR – Penanganan kasus peredaran narkotika di Kenegerian Lipat Kain, Kabupaten Kampar, kembali menjadi perhatian publik. Forum Pemuda Kenegerian Lipat Kain menilai upaya pemberantasan narkoba yang dilakukan aparat penegak hukum belum menyentuh akar persoalan, terutama dalam membongkar jaringan pengedar dan bandar narkoba.

Ketua Forum Pemuda Kenegerian Lipat Kain, Angki Mei Putra SH, menyampaikan keprihatinannya terhadap pola penindakan yang dinilai lebih banyak menyasar pengguna narkotika dibanding para pelaku utama yang mengendalikan peredaran barang haram tersebut.

"Kami mengapresiasi setiap upaya penegakan hukum yang dilakukan kepolisian. Namun, masyarakat juga berharap penindakan tidak berhenti pada pengguna saja, melainkan mampu menyentuh para bandar dan pengedar yang menjadi sumber utama peredaran narkoba di daerah ini," ujar Angki, Rabu (24/6/2026).

Sorotan itu muncul setelah pengungkapan kasus narkotika oleh Tim Reserse Narkoba Polres Kampar di wilayah Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, pada Selasa malam (23/6). Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, dalam peristiwa tersebut hanya pengguna yang berhasil diamankan, sementara pihak yang diduga sebagai pengedar disebut berhasil melarikan diri.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai efektivitas strategi pemberantasan narkoba yang dijalankan aparat. Forum Pemuda menilai diperlukan evaluasi menyeluruh agar penindakan hukum dapat memberikan efek jera dan benar-benar memutus mata rantai peredaran narkotika.

"Jangan sampai masyarakat menilai bahwa penegakan hukum belum menyentuh pelaku utama. Kami berharap aparat dapat membuktikan keseriusannya dengan mengungkap jaringan yang lebih besar," kata Angki.

Menurutnya, maraknya peredaran narkoba di Kenegerian Lipat Kain merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Karena itu, pemberantasan narkoba membutuhkan sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.

Ia juga mengajak warga untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan sekitar.

"Mari kita jaga bersama kampung ini dan selamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat," ujarnya.

Forum Pemuda Kenegerian Lipat Kain berharap Polres Kampar dapat meningkatkan upaya penindakan terhadap jaringan pengedar dan bandar narkoba sehingga pemberantasan narkotika di Kabupaten Kampar berjalan lebih efektif dan menyentuh akar persoalan. (*)