Arsenal Tutup Musim Juara dengan Kemenangan Dramatis atas Crystal Palace

Pemain Arsenal Gabriel Jesus merayakan gol yang dicetaknya pada laga Premier League/Liga Inggris antara Crystal Palace vs Arsenal di London, Minggu, 24 Mei 2026 (c) AP Photo/Kin Cheung
Beritariau.com - Arsenal menutup musim Premier League 2025/2026 dengan kemenangan 2-1 atas Crystal Palace pada pekan terakhir liga di Selhurst Park, Minggu (25/5/2026) malam WIB. Meski gelar juara sudah dipastikan beberapa hari sebelumnya, The Gunners tetap tampil serius dan berhasil membawa pulang tiga poin dari markas Palace.
Pertandingan berlangsung dalam atmosfer santai tetapi tetap kompetitif. Kedua tim sama-sama melakukan rotasi besar karena tidak lagi memiliki kepentingan besar di klasemen. Arsenal fokus menjaga kebugaran pemain jelang final Liga Champions melawan PSG, sementara Crystal Palace bersiap menghadapi final UEFA Conference League tengah pekan nanti.
Mikel Arteta membuat sembilan perubahan dalam susunan pemain dibanding pertandingan sebelumnya melawan Burnley. Sejumlah pemain muda dan pelapis mendapat kesempatan tampil sejak menit awal, termasuk wonderkid Max Dowman yang mencatat sejarah sebagai starter termuda dalam sejarah Premier League pada usia 16 tahun 144 hari.
Meski tampil dengan komposisi berbeda, Arsenal tetap mampu menguasai jalannya pertandingan. Permainan umpan pendek dan penguasaan bola khas Arteta membuat Palace lebih banyak bertahan sepanjang babak pertama.
Arsenal sebenarnya sempat menyia-nyiakan beberapa peluang emas di awal laga. Gabriel Jesus gagal memaksimalkan dua kesempatan matang ketika tinggal berhadapan dengan kiper Palace. Namun, penyerang asal Brasil itu akhirnya mampu memecah kebuntuan menjelang turun minum.
Gol pembuka Arsenal lahir pada menit ke-42 setelah kemelut di dalam kotak penalti Crystal Palace. Bola liar berhasil dimanfaatkan Gabriel Jesus lewat sepakan cepat yang mengarah ke sudut gawang dan membuat Arsenal unggul 1-0 hingga jeda.
Cuaca panas di London membuat pertandingan beberapa kali dihentikan sementara untuk cooling break. Tempo permainan pun tidak terlalu tinggi, tetapi Arsenal tetap terlihat lebih efektif dalam membangun serangan.
Baru tiga menit babak kedua berjalan, Arsenal berhasil menggandakan keunggulan. Berawal dari situasi sepak pojok, bola mengarah ke Noni Madueke yang berdiri bebas di dalam kotak penalti. Winger muda tersebut langsung melepaskan tembakan keras untuk membawa Arsenal unggul 2-0.
Gol itu semakin meningkatkan kepercayaan diri tim tamu. Arsenal terus mendominasi penguasaan bola, sementara Crystal Palace kesulitan menciptakan peluang bersih karena lini belakang The Gunners tampil disiplin.
Palace baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-89 melalui Jean-Philippe Mateta. Penyerang asal Prancis itu sukses memanfaatkan umpan Yeremy Pino sebelum menaklukkan kiper Arsenal dari jarak dekat.
Drama sempat terjadi di masa injury time ketika Palace mencetak gol penyeimbang lewat Evann Guessand. Namun, gol tersebut dianulir VAR karena Guessand lebih dulu berada dalam posisi offside.
Peluit panjang akhirnya memastikan kemenangan 2-1 Arsenal sekaligus menutup musim luar biasa mereka sebagai juara Premier League 2025/2026.
Suporter Arsenal yang memenuhi tribune tandang merayakan kemenangan tersebut dengan penuh antusias. Mereka terus bernyanyi sepanjang pertandingan sebagai bentuk perayaan gelar liga pertama klub dalam 22 tahun terakhir.
Keberhasilan Arsenal musim ini terasa semakin spesial karena mereka mampu mengakhiri dominasi Manchester City setelah tiga musim beruntun hanya finis sebagai runner-up. The Gunners menutup musim dengan total 26 kemenangan liga dan unggul tujuh poin atas City di klasemen akhir.
Kini fokus Arsenal sepenuhnya tertuju pada final Liga Champions menghadapi PSG akhir pekan mendatang. Jika mampu menang, tim asuhan Mikel Arteta berpeluang menutup musim dengan double winner yang akan semakin mengukuhkan musim 2025/2026 sebagai salah satu musim terbaik dalam sejarah klub London Utara tersebut. (*)

