Valencia CF Bangkit di Babak Kedua, Tundukkan Sang Juara FC Barcelona 3-1 di Mestalla

Valencia CF Bangkit di Babak Kedua, Tundukkan Sang Juara FC Barcelona 3-1 di Mestalla

Selebrasi Javi Guerra setelah mencetak gol pertama untuk timnya dalam laga Liga Spanyol antara Valencia vs Barcelona di Mestalla, 24 Mei 2026 (c) AP Photo/Alberto Saiz

Beritariau.com - Valencia CF menutup musim La Liga 2025/2026 dengan kemenangan impresif 3-1 atas juara liga FC Barcelona pada jornada terakhir di Stadion Mestalla, Minggu dini hari WIB. Sempat tertinggal lebih dulu, Los Che menunjukkan mental luar biasa dengan mencetak tiga gol balasan pada babak kedua di depan pendukung sendiri.

Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Valencia tampil agresif demi menjaga asa finis di zona Eropa, sementara Barcelona yang sudah memastikan gelar juara tetap memainkan permainan menyerang meski melakukan sejumlah rotasi pemain.

Tuan rumah langsung memberi ancaman ketika laga baru berjalan enam menit. Diego Lopez memperoleh peluang emas setelah lolos dari kawalan lini belakang Barcelona, tetapi penyelesaiannya masih melambung di atas mistar gawang yang dijaga Wojciech Szczesny.

Valencia terus menekan sepanjang babak pertama. Hugo Duro hampir membuka skor lewat sundulan hasil umpan silang Diego Lopez pada menit ke-17, namun bola kembali gagal menemui sasaran. Dukungan penuh publik Mestalla membuat permainan Los Che terlihat lebih berani dan penuh energi.

Barcelona perlahan mulai menemukan ritme permainan memasuki pertengahan babak pertama. Kombinasi cepat antara Alejandro Balde dan Dani Olmo sempat menciptakan peluang berbahaya, tetapi sepakan Balde hanya mengenai sisi luar gawang.

Pertandingan berjalan cukup keras dan beberapa kali terhenti akibat benturan antarpemain. Intensitas duel di lini tengah membuat kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih menjelang turun minum.

Barcelona nyaris memecah kebuntuan tepat sebelum jeda. Robert Lewandowski menyambut sepak pojok dengan sundulan keras, namun bola hanya membentur tiang gawang Valencia. Skor 0-0 pun bertahan hingga akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, Barcelona mencoba meningkatkan tekanan dengan melakukan pergantian pemain lebih awal. Tim tamu akhirnya berhasil membuka keunggulan pada menit ke-60 melalui Lewandowski. Berawal dari kemelut di dalam kotak penalti, bola liar mengarah ke penyerang asal Polandia itu yang tanpa kesulitan mencetak gol dari jarak dekat.

Gol tersebut sempat membuat Barcelona berada di atas angin. Namun Valencia merespons dengan cepat dan menunjukkan semangat juang tinggi di hadapan publik Mestalla.

Hanya lima menit berselang, Javi Guerra berhasil menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Barcelona. Gelandang muda Valencia itu melepaskan tembakan keras yang gagal dijangkau Szczesny dan membuat stadion bergemuruh.

Gol penyeimbang tersebut mengubah momentum pertandingan sepenuhnya. Valencia bermain semakin percaya diri, sedangkan Barcelona mulai kehilangan kontrol permainan.

Pada menit ke-71, Luis Rioja membawa Valencia berbalik unggul 2-1 lewat aksi individu impresif. Ia melewati beberapa pemain Barcelona sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang meluncur deras ke pojok bawah gawang.

Barcelona mencoba bangkit di sisa pertandingan dengan meningkatkan intensitas serangan. Andreas Christensen memperoleh dua peluang emas, tetapi kiper Stole Dimitrievski tampil gemilang dengan serangkaian penyelamatan penting yang menjaga keunggulan Valencia.

Saat Barcelona terus menekan untuk mencari gol penyeimbang, Valencia justru memastikan kemenangan pada masa injury time. Guido Rodriguez melepaskan tembakan rendah dari luar kotak penalti pada menit ke-90+7 yang gagal dihentikan Szczesny.

Gol tersebut sekaligus mengunci kemenangan 3-1 bagi Valencia CF dalam laga penutup musim. Meski gagal menembus zona Eropa dan harus puas finis di posisi kedelapan klasemen akhir, kemenangan atas sang juara menjadi penutup manis perjalanan mereka musim ini.

Sementara itu, FC Barcelona tetap mengakhiri musim sebagai kampiun La Liga meski harus menelan kekalahan di pekan terakhir kompetisi. (*)