AC Milan Gagal Bangkit, Atalanta BC Curi Kemenangan Dramatis di San Siro

Pemain Atalanta, Ederson, merayakan gol ke gawang AC Milan dalam pertandingan Serie A, Senin (11/5/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Antonio Calanni
Beritariau.com - AC Milan harus menelan kekalahan menyakitkan saat menjamu Atalanta pada pekan ke-36 Serie A 2025/2026. Bermain di San Siro, Senin (11/5/2026) dini hari WIB, Rossoneri takluk dengan skor tipis 2-3 setelah sempat tertinggal tiga gol lebih dulu sebelum mencoba melakukan comeback di menit-menit akhir.
Pertandingan berlangsung intens sejak awal laga. Milan langsung mengambil inisiatif menyerang demi menguasai permainan di depan pendukung sendiri. Peluang pertama hadir melalui Adrien Rabiot yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi bola hanya membentur tiang gawang.
Meski ditekan sejak awal, Atalanta justru mampu mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ketujuh. Ederson mencetak gol pembuka lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi Mike Maignan. Gol tersebut membuat tim tamu semakin percaya diri dalam membangun serangan.
Atalanta tampil efektif memanfaatkan celah di lini pertahanan Milan. Nicola Zalewski hampir menggandakan keunggulan beberapa menit kemudian, namun Maignan masih mampu melakukan penyelamatan penting untuk menjaga peluang Milan tetap hidup.
Tekanan Atalanta akhirnya kembali membuahkan hasil pada menit ke-29. Davide Zappacosta sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan ruang kosong di area pertahanan Milan. Dengan penyelesaian tenang, ia menaklukkan Maignan dan membawa Atalanta unggul 2-0.
Tertinggal dua gol membuat Milan berusaha meningkatkan intensitas serangan menjelang akhir babak pertama. Rafael Leao memperoleh peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan, tetapi kiper Atalanta, Marco Carnesecchi, tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting. Skor 0-2 pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Milan berharap bisa segera bangkit. Namun Atalanta kembali menunjukkan efektivitas serangan mereka. Baru tujuh menit babak kedua berjalan, Giacomo Raspadori mencetak gol ketiga lewat tembakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke gawang Milan. Gol tersebut membuat situasi semakin sulit bagi tuan rumah.
Milan sebenarnya beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Christopher Nkunku nyaris mencetak gol setelah tembakannya membentur mistar gawang. Tidak lama kemudian, Niclas Fullkrug sempat membobol gawang Atalanta, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena offside setelah tinjauan VAR.
Rossoneri akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-88 melalui sundulan Strahinja Pavlovic memanfaatkan situasi bola mati. Gol itu membakar semangat para pemain Milan untuk mengejar hasil imbang di sisa waktu pertandingan.
Drama berlanjut pada masa injury time ketika Milan mendapatkan hadiah penalti. Christopher Nkunku yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membuat skor berubah menjadi 2-3. San Siro kembali bergemuruh karena Milan hanya membutuhkan satu gol lagi untuk menyamakan kedudukan.
Namun waktu tidak cukup bagi tuan rumah untuk menyelesaikan comeback mereka. Hingga peluit panjang dibunyikan, Atalanta tetap mempertahankan keunggulan 3-2 dan membawa pulang tiga poin penting dari markas Milan.
Kekalahan ini membuat Milan gagal mengamankan poin penting dalam persaingan zona Liga Champions. Sementara itu, Atalanta semakin memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen Serie A dan menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan. (*)

