Riau Bhayangkara Run 2026 Resmi Diluncurkan, Angkat Kampanye Lawan Karhutla

Polda Riau kembali menggelar Riau Bhayangkara Run 2026, membawa pesan menjaga lingkungan (dok. Istimewa)
Beritariau.cm, Pekanbaru - Kepolisian Daerah Riau resmi meluncurkan ajang Riau Bhayangkara Run 2026 dalam kegiatan Car Free Day di Pekanbaru, Minggu (10/5/2026).
Event lari bertaraf internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026 dan disebut sebagai salah satu ajang half marathon terbesar di Pulau Sumatera. Selain menjadi kegiatan olahraga, Riau Bhayangkara Run tahun ini juga membawa misi sosial dan kampanye kepedulian lingkungan, khususnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Mengusung tema “Run With Purpose, Move Forward With Riau”, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara masyarakat dan aparat dalam membangun kesadaran kolektif menjaga lingkungan.
Kapolda Riau Herry Heryawan menegaskan bahwa Riau Bhayangkara Run bukan sekadar agenda olahraga tahunan, tetapi juga bagian dari gerakan membangun solidaritas sosial dan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Ia mengingatkan bahwa Provinsi Riau diperkirakan akan menghadapi musim kemarau panjang pada pertengahan 2026. Berdasarkan informasi BMKG, periode Juni hingga Agustus berpotensi dipengaruhi fenomena Super El Nino yang dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla.
“Oleh karena itu, kita harus memperkuat kesadaran ekologis dan menjaga lingkungan demi keberlanjutan masa depan,” ujarnya.
Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran mitigasi bencana sejak dini.
Menurutnya, olahraga dapat menjadi media efektif untuk menyampaikan pesan penting mengenai kesehatan, lingkungan, dan masa depan generasi muda.
“Ini bukan hanya tentang berlari, tetapi tentang bagaimana kita bergerak bersama menjaga Riau,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Riau Bhayangkara Run 2026, Daniel Widya Mucharam, mengatakan event tersebut lahir dari semangat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang sehat dan berdampak positif.
Ia menyebut sejumlah isu strategis di Riau seperti karhutla, penyalahgunaan narkoba, hingga pelestarian lingkungan dan satwa khas daerah menjadi latar belakang utama kegiatan tersebut.
Menurut Daniel, Riau Bhayangkara Run diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana edukasi publik untuk meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial dan lingkungan di daerah.
Melalui kegiatan ini, Polda Riau ingin mendorong terciptanya gerakan bersama dalam menjaga alam, memperkuat solidaritas masyarakat, dan membangun gaya hidup sehat di tengah masyarakat. (*)

