FLP Kampar Gelar Parade Puisi untuk Palestina, Suarakan Solidaritas Kemanusiaan

FLP Kampar Gelar Parade Puisi untuk Palestina, Suarakan Solidaritas Kemanusiaan

Beritariau.com, Bangkinang - Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Kampar menggelar kegiatan Parade Puisi untuk Palestina (PUPA) pada Sabtu (7/3/2026) bertepatan dengan 17 Ramadan 1447 H. Kegiatan tersebut berlangsung di Perpustakaan Daerah Kampar sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Kegiatan yang dimulai setelah salat Asar hingga menjelang waktu berbuka puasa ini merupakan bagian dari aksi serentak FLP di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung tema “Puisi sebagai Kesaksian, Solidaritas, dan Perlawanan Kemanusiaan untuk Palestina,” acara ini menjadi ruang bagi penulis dan masyarakat untuk menyuarakan kepedulian melalui karya sastra.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an. Selanjutnya, FLP Cabang Kampar membacakan pernyataan sikap untuk Palestina yang menegaskan bahwa sastra dapat menjadi sarana menyuarakan nilai kemanusiaan dan keadilan.

Ketua FLP Cabang Kampar, Nenny Litania, mengatakan kegiatan tersebut menjadi cara komunitas literasi menyampaikan solidaritas kepada rakyat Palestina melalui kekuatan kata dan karya.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa puisi bukan sekadar rangkaian kata yang indah, tetapi juga bisa menjadi suara kemanusiaan. Lewat puisi, kami ingin menyampaikan kepedulian, doa, dan dukungan bagi saudara-saudara kita di Palestina,” ujarnya.

Dalam sesi utama, lima perwakilan anggota FLP membacakan puisi bertema Palestina. Salah satu puisi yang dibacakan adalah karya Helvy Tiana Rosa berjudul “Jantung yang Berdetak dalam Batu,” disusul karya para anggota FLP lainnya.

Setiap bait puisi menghadirkan suasana haru sekaligus mengingatkan bahwa penderitaan rakyat Palestina merupakan luka kemanusiaan yang dirasakan bersama. (*)