Warung Remang-remang Bikin Warga Rambah Resah

Warung Remang-remang Bikin Warga Rambah Resah

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pasir Pangaraian - Keberadaan warung atau kafe remang-remang di Rokan Hulu (Rohul) semakin meresahkan warga. Mereka merasa terganggu karena warung itu dinilai tidak cocok beroperasi di negeri seribu suluk ini.

Seperti diungkapkan Zainal, Kepala Dusun Pasar Senin, Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah. Menurutnya, hampir setiap malam, warung remang yang berlokasi di wilayah kerjanya itu menyediakan minuman tuak dan beralkohol serta beroperasi hingga dini hari.‬

‪"Kita sangat terganggu dengan hal itu. Karena mereka juga sediakan karaoke dan sangat bising kalau malam. Kamipun susah mau istirahat," kata Zainal, Senin (21/12).‬

‪Dikatakan Zainal, mereka berharap pihak pemerintah kabupaten Rohul bisa menertibkan keberadaan warung remang-remang di sekitar pemukiman warga ini. Jika tidak bisa, setidaknya Pemkab Rohul menyediakan sebuah lokasi khusus untuk usaha seperti ini.

‪"Ya kalau memang tak sanggup menumpasnya. Kenapa tidak sediakan lokalisasi, yang agak jauh dari pemukiman warga. Untuk apa kita munafik, jika memang tempat seperti itu juga sudah jadi kebutuhan. Tak ada salahnya kita buat lokalisasi, agar masyarakat tidak risih," sambung Zainal.‬

Lanjutnya, keberadaan warung remang yang beroperasi hingga subuh ini bukan hanya mengganggu warganya di dusun tersebut, tapi juga merupakan aib bagi negeri seribu suluk.‬

‪"Lihat saja disekitar belakang pasar senin atau di belakang Kantor Satpol PP Rohul itu, pasti mereka beroperasi hingga subuh. Inikan sangat mengganggu," ungkapnya.‬ [cp]