Beasiswa Pemprov Riau 2015 Diperkiran Mundur Tahun Depan

Beasiswa Pemprov Riau 2015 Diperkiran Mundur Tahun Depan

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Gara-gara waktu yang mepet, penyaluran beasiswa Pemprov Riau tahun 2015 mundur jadi tahun depan. Padahal, bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa Strata Satu (S1) di Riau yang kurang mampu itu biasanya disalurkan rutin, setiap tahun.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Riau, Oyong Ezeddin, akhir pekan lalu mengatakan penundaan penyaluran beasiswa ini disebabkan oleh waktu penyaluran yang pendek.

Sementara itu dalam prosesnya, perlu beberapa langkah yang harus dilalui, seperti verifikasi data yang masuk di pihaknya.

"Data yang masuk itukan harus diverifikasi. Kita interview juga para pemohon tersebut. Sementara sebagaimana yang kita tahu waktu pelaksanaan APBD Perubahan kita cuma beberapa hari," dalihnya.

Sebagai informasi, pada APBD Murni sebelumnya beasiswa tersebut memang tak ada dalam anggaran di Biro yang dipimpinnya itu. Baru di APBD Perubahan inilah beasiswa itu dianggarkan.

"Kalau murni itu kan karena memang KUA PPAS dulu. Sekarang baru kita yang ajukan di APBD Perubahan," jelasnya.

Walau mengaku cukup kesulitan untuk melaksanakan anggaran yang sudah diajukan itu dengan sisa hari yang ada, Oyong tetap menyatakan bahwa pihaknya akan berupaya maksimal agar itu dapat terlaksana.

"Tentu kita akan upayakan semaksimal mungkin agar ini bisa kita laksanakan," tukasnya.

Di lain pihak, Asisten II Setdaprov Riau Bidang Pembangunan dan Ekonomi Masperi menegaskan, bisa tidaknya anggaran dilaksanakan sangat tergantung di SKPD. Walaupun dia waktu pelaksanaan hanya beberapa hari, tapi kalau SKPD nya sigap, tentu hal ini tetap bisa jalan.

"Kita memang menyadari waktu sangatlah mepet. Tapi itukan kembali lagi kepada berapa sigapnya SKPD bekerja. Seperti dengan penyiapan dokumen dan lainnya," tegas Masperi.

Namun untuk pencapaian hasil realisasi APBD yang maksimal, Masperi berharap agar SKPD yang ada bekerja dengan maksimal. Dengan begitu, seluruh perencanaan tetap bisa dijalankan."Tapi tentu dengan tetap seksama, agar tidak ada kesalahan yang tidak diinginkan dikemudian harinya," tukasnya. [red]