Istri Pejabat Pamer Barang Mewah, PMP akan Laporkan Kejanggalan Harta Sekdaprov Riau

Beritariau.com, Pekanbaru - Postingan memperlihatkan istri SF Hariyanto memamerkan tas dan barang barang seharga ratusan juta, makan di restoran mewah di luar negeri menjadi sorotan di tengah publik.

Ketua Pemuda Millenial Pekanbaru (PMP) Teva Iris, mengkritisi pejabat Provinsi Riau yang hidupnya dinilai melebihi dari penghasilannya itu.

"Ibarat pepatah lebih besar pasak dari pada tiang. Tapi yang lebih mengherankan gaya harta yang tak wajar tersebut entah diperoleh dari mana demi memenuhi gaya hidup tersebut," ucap Teva Iris, Selasa, (21/03/2023).

Menurut Teva Iris, saat ini gaya hidup mewah banyak dipertontonkan oleh para pejabat negeri baik level nasional maupun daerah. Gaya hidup mewah itu tidak wajar dengan gaji dan tunjangan yang diperolehnya sebagai seorang ASN, sebab sebagai pegawai gaji mereka ditentukan dan diatur oleh negara.

Teva Iris menilai, hal itu sungguh miris, sebingga jadi asumsi dan dipertontonkan banyak masyarakat. Apalagi Kata Teva Iris, kebanyakan dari mereka seperti menari di atas kesulitan ekonomi yang dialami masyarakat saat ini.

Padahal apa yang mereka peroleh baik barang barang ataupun fasilitas yang dinikmati tidak sesuai dengan penghasilan yang mereka peroleh, hal itu tentu akan jadi tanda tanya besar bagi masyarakat.

"Bagaimana mungkin dengan gaji puluhan juta bisa mempunyai puluhan tas dengan nilai ratusan juta. Belum lagi postingan yang suka jalan jalan keluar negeri. Bahkan dalam sebuah postingan juga memperlihatkan istri sekda yang sedang berada disebuah restoran mewah diluar negeri sebuah restoran yang menyediakan menu dengan harga fantastis," jelasnya.

Lanjut Teva Iris, penghasilan untuk gaya hidup mewah tersebut perlu untuk ditelusuri. Jangan sampai hanya demi gaya hidup, sekda melakukan hal hal yang tidak pantas. Uang rakyat adalah kemakmuran rakyat, bukan untuk kemakmuran pejabat dan keluarganya.
 
Teva Iris menegaskan, para penegak hukum termasuk KPK dapat melihat dan memeriksa laporan harta kekayaan dari Sekdaprov. Jika ada temuan peningkatan harta yang tidak wajar, maka harus bisa diperiksa.

"Kami meminta agar KPK dapat menelusuri aliran dana yang tidak wajar kerekening Sekda Prov. Tentunya dengan melibatkan pusat pemeriksaan, analisa transaksi agar data yang didapat benar benar valid. Jika hanya dengan gaji seorang sekda sudah pasti tidak mungkin istrinya bisa membeli tas dengan harga selangit bahkan lebih dari satu," tegasnya.

Ketua PMP itu menambahkan, kemampuan penegak hukum menindak tegas orang orang yang mempermainkan uang rakyat sangat ditunggu masyarakat. Sebab orang orang tersebut sudah menganggu pembangunan.

Dengan tujuan memperkaya diri sendiri mereka telah mengorbankan masyarakat banyak. Lebih parah lagi kekayaan yang diperoleh dengan cara tidak wajar malah dijadikan asumsi publik dan melukai hati masyarakat.

"PMP saat ini akan coba mengambil langkah tegas demi selamatkan uang rakyat dan selamatkan bangsa dan negara ini. PMP akan mendatangi KPK dan LHKPN untuk membuat laporan soal ketidak wajaran harta yang dimiliki oleh sekda Prov Riau serta tingkah laku keluarganya yang bermewah mewah," pungkasnya. (*)