Kejari Sebut Laporan KONI Diklarifikasi, FMPJ Unjuk Rasa di Kejagung Minta M. Yasir Diperiksa

Forum Mahasiswa Pekanbaru Jakarta (FMPJ) menggelar aksi unjuk rasa di halaman depan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI
Beritariau.com, Jakarta - Sekelompok Massa yang menamakan dirinya dari Forum Mahasiswa Pekanbaru Jakarta (FMPJ) menggelar aksi unjuk rasa di halaman depan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Jalan Panglima Polim, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, Rabu (26/01/2023).
Aksi itu sebagai buntut laporan kasus KONI atas dugaan mark Up dana hibah yang sebelumnya dilaporkan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru beberapa waktu lalu.
Sembari membawa spanduk berisikan tuntutan, salah satu perwakilan aksi, Alfiansyah, turut menyuarakan tuntutannya sambil berorasi didepan Kejagung.
Dalam tuntutannya, ia mendesak Kejagung RI untuk segera memerintahkan Kejari Pekanbaru melakukan pemeriksaan terhadap Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pekanbaru.
Selain itu, ia menyebut adanya dugaan mark Up (Rekayasa) penggunaan dana hibah senilai Rp 3,4 Miliar yang disalahgunakan.
Massa itu juga menuding Ketua KONI menggunakan dana hibah tersebut untuk kehidupan pribadi.
"Meminta kejaksaan agung memerintahkan kejaksaan negeri pekanbaru memeriksa ketua komite olahraga nasional indonesia (KONI) pekanbaru yang diduga telah melakukan kesalahan dalam melaksanaan wewenang jabatannya dalam mengelola dana hibah KONI Pekanbaru sebesar Rp 3,4 Miliar yang telah dicairkan dan digunakan, untuk kehidupan pribadi," seperti mengutip dari pernyataan sikap tersebut.
Adapun aksi tersebut berlangsung hingga 30 menit. Salah satu perwakilan menyerahkan pernyataan sikap tuntutan kepada salah satu petugas sebelum membubarkan diri.
Sementara itu, Muhammad Yasir selaku Ketua KONI dikonfirmasi terkait aksi itu, tidak memberikan balasan meskipun pesan telah disampaikan. (*)

