FMPRB Surati Menkeu, Dugaan Kecurangan Bapenda Pekanbaru Demi Raih WTP

FMPRB Surati Menkeu, Dugaan Kecurangan Bapenda Pekanbaru Demi Raih WTP

FMPRB kembali melayangkan laporan dugaan rekayasa laporan piutang Bapenda Kota Pekanbaru, di kantor Kemenkeu RI.

Beritariau.com, Pekanbaru - Sekelompok mahasiswa mengatasnamakan dari Forum Mahasiswa Pemuda Riau Bersatu (FMPRB), kembali melayangkan laporan dugaan rekayasa laporan piutang pajak Badan Pendapatan (Bapenda) Kota Pekanbaru ke pemerintah pusat.

Terbaru FMPRB menyambangi Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) menyerahkan laporan, sekaligus memberikan seracik pesan khusus kepada Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati.

"Kita menyurati Ibu Menteri, agar melihat kondisi di Kota Pekanbaru saat ini yang mana diduga telah melakukan tindak kecurangan demi meraih penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)," ujar Koordum Aksi FMPRB, Septiandi Putra, Kamis (9/6/2022).

Penyerahan kata Septiandi, dilakukan setelah pihaknya menyambangi dan menyerahkan berkas laporan ke Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (MABES POLRI) dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (KEJAGUNG RI).

Dalam laporan itu, pihaknya menduga rekayasa piutang itu menyeret nama Kepala Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, sengaja melakukannya demi meraih WTP pada Tahun 2021 lalu.

"Kami mendesak Kementerian Keuangan Republik Indonesia agar mencabut penghargaan WTP yang diraih oleh Kota Pekanbaru tahun 2021, dan beri kartu kuning kepada Badan Pemeriksaan Keuangan agar benar-benar serius serta profesional pada bidangnya," pinta Septiandi.

Septiandi mengingatkan, jika tuntutan itu tidak diindahkan oleh Aparat Penegak Hukum (APH). Pihaknya tidak akan segan-segan turun untuk melakukan aksi demonstrasi besar-besaran hingga berjilid-jilid.

Koorlap Aksi Agus Riano Putra menambahkan, pihaknya sudah siap melaksanakan aksi demo sembari menunggu tanggapan atas aspirasi mereka.

"Saat ini rekan-rekan perjuangan yang ada di Provinsi Riau sedang menanti kabar bahagia dari kami bahwa besar harapan setelah menyambangi Ibu Kota, kita akan mendapatkan titik terang serta kejelasan dari berkas laporan yang kita bawa," tutur Agus.

Dihubungi terpisah, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru saat dikonfirmasi Beritariau.com belum memberi tanggapan.***