Sekap dan Perkosa Siswi SMP

Polresta Pekanbaru Tahan Anak Anggota DPRD Pekanbaru

Kompol Juper Lumbantoruan.

Beritariau.com, Pekanbaru - Anak anggota DPRD Pekanbaru, inisial AR, resmi berstatus tersangka dan ditahan paska dilakukan pemeriksaan dan gelar perkara, Kamis (2/12/2021) kemarin. Dalam perkara penyekapan dan perkosaan terhadap siswi SMP.

Tersangka AR dalam perkara ini dijerat Pasal 81 atau Pasal 82 UU Nomor 35 tahun 2014 Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Juper Lumbantoruan, Jumat (3/12/2021) mengatakan, penetapan dan penahanan dilakukan setelah AR, datang memenuhi panggilan penyidik unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Pekanbaru.

"Setelah diperiksa lalu dilakukan gelar perkara, AR ditetapkan tersangka dan langsung ditahan," jelas Juper.

Sebelum ditetapkan tersangka dan ditahan, pada Selasa (30/11/2021) lalu, penyidik sempat melayangkan surat pemanggilan terhadap AR. Namun tersangka tidak ada dirumahnya.

"Sebelum diperiksa, AR yang dipanggil dengan melayangkan. Namun, tersangka tidak berada dirumahnya," kata Juper, baru-baru ini.

Untuk diketahui, penahanan AR berawal dari laporan siswi SMP berusia 15 tahun yang mengaku disekap dan diperkosa tersangka saat didampingi A bapaknya mendatangi Polresta Pekanbaru bersama kuasa hukumnya Dedy Harianto Lubis, Jumat (19/11/2021) lalu.

Sesuai laporannya, korban mengaku disekap dan diperkosa sebanyak dua kali dirumah anggota DPRD Pekanbaru inisial ES.

Korban dan keluarga memutuskan melapor, setelah acap kali mendapat ancaman dan intimidasi dari terlapor. Namun, belakangan pihak terlapor berupaya mendatangi korban dan keluarganya untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan ditolak.***