Anak Anggota DPRD Pekanbaru, Diduga Terlibat Penyekapan dan Perkosaan Diperiksa

Kompol Juper Lumbantoruan.

Beritariau.com, Pekanbaru - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru, akhirnya melakukan pemeriksaan terhadap anak anggota DPRD Pekanbaru, AR (21) yang dilaporkan melakukan penyekapan dan pemerkosaan terhadap siswi SMP, inisial AS (15), Kamis (2/12/2021) ini.

Terduga pelaku diperiksa, setelah sebelumnya surat pemanggilan yang pada Selasa (31/11/2021), namun AR, tidak berada dirumahnya, Jalan Mangga, Pekanbaru.

Tiba Mapolresta, AR langsung diperiksa penyidik Unit PPA Polresta Pekanbaru. Terlapor datang turut didampingi ayahnya.

"Benar AR datang untuk diperiksa, serel sebelumnya dilayangkan surat pemanggilan," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Juper Lumbantoruan, Kamis (2/12/2021).

Terlapor kata Kasat Reskrim, datang sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung dilakukan pemeriksaan terkait laporan korban.

Juper menjelaskan, setelah meminta keterangan AR. Selanjutnya, penyidik akan melakukan gelar perkara untuk mengetahui status terlapor.

"Selesai diperiksa nanti kita gelar kasusnya untuk menetukan status apakah tersangka atau seperti apa," terang Juper.

Polisi mengusut perkara ini berawal dari laporan AS (15) yang datang ke Polresta melaporkan dugaan penyekapan dan pemerkosaan. Saat datang melapor korban turut didampingi ayahnya inisial A dan juga kuasa hukum, Dedy Haryanto Lubis, Jumat (19/11/2021) lalu.

Saat melapor, A mengatakan, anaknya diduga disekap dan diperkosa dua kali oleh AR, yang diduga dilakukan di rumah anggota DPRD Pekanbaru, ES.

Ayah korban menempuh jalur hukum, setelah setelah kejadian pada 25 September, terus mendapat ancaman dan intimidasi dari pihak terlapor.

Barulah, setelah dilaporkan pihak keluarga AR datang untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Namun permintaan itu ditolak keluarga korban.***