3 Kilogram Sabu Diamankan

Kapal Cepat Polda Riau gagalkan penyelundupan Narkoba dan Barang Ilegal

Kapal Cepat Lancang Kuning Polda Riau

Beritariau.com, Pekanbaru - Kapal Cepat (KPC) Lancang Kuning Polda Riau berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis Sabu seberat 3 kg yang dibawa kapal bendera Malaysia saat melakukan patroli di Perairan Desa Kedabu Rapat, Kepulauan Meranti, Jumat (23/7/21) dinihari.

"Saat itu petugas melihat Kapal Motor berlayar tidak menggunakan alat penerangan," ungkap Kasubbag Humas Polres Meranti, AKP H Maryanto, Sabtu (24/07/21).

Petugas yang curiga, urainya  langsung melakukan pengejaran. Namun, kapal berbendera Malaysia itu bukan berhenti, dan justru menambah kecepatan hingga menerobos hutan bakau. Lalu, setelah kapal terhenti nahkoda kapal berhasil melarikan diri meninggalkan kapal dalam kondisi mesin masih menyala.

Maryanto mengatakan, pengungkapan ini dilakukan dinihari sekitar pukul 1.00 WIB.

"Saat proses penggeledahan, petugas menemukan tiga paket sabu itu dikemas menggunakan plastik dengan berat masing-masing 1 kg," sebutnya.

Sabu seberat 3 kg itu gagal beredar di Provinsi Riau. Setelah digagalkan Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau, yang dibawa menggunakan Kapal Motor Bunda II, Jumat (23/7/21) dinihari.

"Pengungkapan ini dilakukan di Perairan Desa Kedabu Rapat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dengan menghentikan laju kapal motor tersebut. Petugas dilapangan saat ini masih melakukan proses penyelidikan,” bebernya. 

Selain sabu, petugas juga menemukan berbagai barang ilegal lainnya yakni 45 karung baju bekas, 35 kasur bekas serta 25 karung garam dan 167 karung bawang merah, serta 9 karung sepatu bekas.

AKP H Maryanto menjelaskan, petugas yang melakukan penggeledahan menemukan paspor yang diduga milik pemesan narkoba tersebut.

"Saat ini pemesan dan pemilik kapal tengah kita buru,” tegasnya. (red)