Pelaku Keburu Kabur

4 Bandit Bersenjata Teror Rumah Dosen Ekonomi Universitas Riau

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Bandit kembali beraksi di kota Pekanbaru. Kali ini, kawasan Jalan Lembah Raya Ujung Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya jadi lokasi operasi para garong.

Empat orang bandit yang satu diantaranya menggunakan senpi (senjata api), dengan mengendarai 2 (dua) unit sepeda motor, Selasa (18/11/14) siang sekitar pukul 13.40 WIB, menyantroni rumah Edianus. Kabarnya, Edianus adalah seorang dosen UNRI.

Informasi yang dirangkum, menurut salah satu saksi mata dilokasi, RJ (33), saat kejadian ia mendapat telepon dari AT (pembantu rumah), bahwa ada 4 orang sedang hilir mudik di depan rumah. "Saya kan tetangga bapak ini. Ditelpon sama AT. Karena rumah sepi, ada laki-laki di depan garasi hilir mudik," terangnya.

Usai menelpon RJ, AT kemudian ditodong pelaku pakai senjata di sudut garasi. RJ yang curiga lalu keluar rumah dan melihat keluar. "Saya lihat ada orang. Saya tanya, ada keperluan apa, dijawabnya nunggu kawan," paparnya.

Curiga, RJ lalu datang ke rumah tetangganya. Saat itu pula ia melihat ada 3 pelaku berada di pintu rumah, sementara seorang lainnya menunggu disepeda motor. "1 orang nggak pakai helm. Sisanya pakai, bajunya hitam-hitam," jelasnya.

Melihat kedatangan warga, para pelaku segera berusaha kabur. Sempat dikejar oleh RJ, namun mereka dengan sigap berhamburan meninggalkan lokasi. "Nah seorang yang dimotor ini, ada bawa senjata api, saya nampak ia pegang, yang ditutupi oleh jaket," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, polisi sudah melakukan olah TKP, dan memasang Police Line. Dan pemilik rumah telah dimintai keterangannya oleh polisi. Sejauh ini belum diketahui apakah para bandit ini mau merampok atau bermaksud lain seperti teror, yang jelas Polisi belum memberikan keterangan pasti terkait hal ini.

Sementara itu, pemilik rumah yang disantroni bandit itu saat dihubungi ternyata memang dosen di Unversitas Riau. Ediyanus Herman Halim cukup dikenal masyarakat sebagai salah satu Pakar Ekonomi. Saat kejadian, Ia mengaku sedang berada di kantor.

"Saat itu, saya di kantor, dan Istri sedang keluar beli nenas. Belum ada barang yang hilang karena mereka (perampok) sudah dipergoki warga," kata Ediyanus kepada Beritariau.com.

Lebih lanjut, Ia belum mengetahui motif para pelaku. Ia pun menyerahkan kasus itu sepenuh kepada aparat kepolisian.

"Saya belum tau mereka mau ngapain. Memang akhir-akhir ini saya banyak berkomentar di media. Tapi, ntahlah, biar yang berwajib yang menangani," katanya.

Ia pun berkelakar, jika mau merampok, para pelaku salah target, sebab tak ada barang mewah di rumah itu. "Paling-paling alat elektronik dan buku-buku yang ada di rumah," candanya. [red/pan]

Tags :# hukum