Dinas PPA Dumai Ajak Para Ayah Jadi Benteng Utama Perlindungan Anak

Dinas PPA Dumai Ajak Para Ayah Jadi Benteng Utama Perlindungan Anak

Beritariau.com, Dumai -- Peran ayah dalam keluarga tidak hanya sebatas mencari nafkah. Ayah juga memiliki posisi penting sebagai pengasuh, pendamping sekaligus pelindung anak dari berbagai bentuk kekerasan.

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan “Ngobrol Bareng Ayah” (NBA) yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Kota Dumai di Warkop Komunitas Senandung Rasa, Jalan Bintan, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Dumai Kota, Kamis (1/10/2026).

Mengusung slogan “Bukan Cuman Ngobrol, Kita Pelindung Utama Anak”, kegiatan tersebut dikemas secara santai dan berbasis komunitas. Para ayah diajak berdiskusi mengenai pentingnya keterlibatan aktif dalam pengasuhan sekaligus membangun kepedulian terhadap perlindungan anak.

Anak memiliki hak untuk tumbuh dalam lingkungan yang aman dan terbebas dari kekerasan, baik fisik, emosional, seksual maupun penelantaran. Dalam hal ini, keluarga menjadi benteng pertama dalam memastikan anak memperoleh rasa aman dan dukungan yang dibutuhkan untuk tumbuh dan berkembang.

Kepala DPPA Kota Dumai, drg. Ridhonaldi, M.K.M., menegaskan bahwa perlindungan anak tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah.

“Kita berharap seluruh partisipan dapat bersama-sama mewujudkan lingkungan yang ramah anak dan responsif terhadap potensi kekerasan terhadap anak. Perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama, dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitar,” ujar Ridhonaldi.

Menurutnya, keterlibatan ayah dalam kehidupan anak perlu terus diperkuat. Komunikasi yang terbuka antara ayah dan anak dinilai menjadi salah satu kunci menciptakan keluarga yang aman, nyaman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Sementara itu, Kanit IV Satreskrim Polres Dumai, Aiptu Azuar, S.Sos, mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melapor apabila menemukan persoalan yang berkaitan dengan kekerasan maupun perlindungan anak.

“Apabila terdapat kejadian atau persoalan yang perlu ditangani dan diselesaikan bersama Satreskrim Polres Dumai, kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkannya melalui layanan kepolisian 110. Kami sangat terbuka dan siap bersinergi dengan masyarakat maupun seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak,” ungkap Azuar.

Diskusi berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Para peserta aktif berbagi pengalaman, menyampaikan pandangan hingga mengajukan pertanyaan seputar pola pengasuhan, perlindungan anak serta langkah pencegahan kekerasan di lingkungan keluarga.

Forum tersebut sekaligus menjadi ruang bagi para ayah untuk saling bertukar pengalaman dalam mendampingi anak. Pendekatan informal diharapkan membuat pesan perlindungan anak lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan turut dihadiri Bhabinkamtibmas Polsek Dumai Kota, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Dumai, Satpol PP Kota Dumai, Sekretaris Kecamatan Dumai Kota, Lurah Sukajadi, RT dan RW Kelurahan Sukajadi serta unsur masyarakat lainnya.

Melalui “Ngobrol Bareng Ayah”, DPPA Dumai mendorong lahirnya kesadaran bahwa perlindungan anak dimulai dari rumah. Ayah diharapkan tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir dalam komunikasi, pengasuhan dan setiap proses tumbuh kembang anak.

Kolaborasi antara keluarga, masyarakat, pemerintah dan aparat penegak hukum pun diharapkan semakin kuat sehingga Kota Dumai dapat terus membangun lingkungan yang aman, nyaman, ramah dan responsif terhadap kebutuhan serta perlindungan anak. (*)