Victor *Babe* Parulian Jemput Aspirasi

Reses Babe, Ibu Ini Ungkap Dugaan Hotel Holiday Jadi Sarang Prostitusi & Narkoba

Penulis : admin | Kamis, 07 November 2019 - 22:46 WIB

BUKA SESI TANYA JAWAB - Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PDI P, Victor Parulian, menggelar Reses (jemput aspirasi), Kamis (07/11/19) petang. Sesi Tanya Jawab dibuka Dalam Reses Ini | Beritariau.com2019

Beritariau.com Pekanbaru - Warga Jalan Usaha RT 03 RW 05 Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Lima Puluh, R Hutagalung, membeberkan adanya praktik dugaan peredaraan narkoba dan prostitusi di Hotel Holiday. 

Hal ini diungkapkannya saat Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PDI P, Victor Parulian, menggelar Reses (jemput aspirasi), Kamis (07/11/19) petang.

Ibu paruh baya ini menceritakan bahwa keberadaan Hotel Holiday perlu ditinjau ulang oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan DPRD Kota Pekanbaru. Sebab, keberadaan hotel tersebut mengganggu masa depan anak mereka.

"Anak-anak kami jadi rusak karena keberadaan hotel Holiday ini. Jadi sarang narkoba, banyak juga wanita malam yang tidak baik. kalau begini terus anak saya bisa hancur. Tolong dibantu kami pak dewan," Kata R Hutagalung, saat dibukanya sesi tanya jawab Reses Victor Parulian.

Keresahan R Hutagalung ini juga diungkapkan oleh warga lainnya. Dia berharap di kampung yang diberi nama Kampung Toba itu, perlu dilakukan pembinaan secara berkesinambungan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau. 

Sebab, pemuda yang tinggal di kampung toba hampir 80 persen rusak gara-gara kecanduan narkoba akibat salah pergaulan. Para orang tua menjadi ketakutan dan memilih mengirim anaknya ke kampung halaman karena takut rusak.

"Efek dari narkoba, kampung ini jadi kemalingan. Kuali saja bisa hilang. Besi yang beratnya kurang dari sekilo juga hilang. Inikan sudah parah namanya. Kita harap kepada pak dewan perlu kampung toba ini dilakukan pembinaan sekali 3 bulan atau 1 kali setahun lah," pintanya.

Menjawab pertanyaan warga tersebut, pria yang akrab disapa warga dengan sebutan 'Babe' ini langsung menjawab pertanyaan dari masyarakat yang resah dengan keberadaan Hotel Holiday.

"Kalau dulu ibu minta sama saya, mungkin saya tidak bisa. Tapi sekarang saya akan lakukan rekasi cepat. Besok kita tindak dan berkoordinasi dengan Pemko Pekanbaru. Itu bukan Hotel, izinnya ruko. Kita desak Pemko untuk mencabut izin nya," tegas Babe.

Soal adanya pembinaan terhadap anak-anak karena pengaruh lingkungan akibat mengkonsumsi narkoba ini, Babe mengungkapkan akan memperjuangkan persoalan ini lewat program DPRD Kota Pekanbaru bernama Sosialisasi Perda (Sosper).

"Sama-sama kita berdoa. Mau kita perjuangkan masalah Sosper ini untuk warga binaan kampung kita. Semoga bisa Kita lakukan di tahun 2020. Karena Sosper ini Provinsi sudah melaksanakan dan sudah berjalan. Ini yang kita perjuangkan," terang Babe.

Reses yang dihadiri seratusan warga Tanjung Rhu itu, menjawab berbagai persoalan. Selain masalah sosial, persoalan limbah dan perbaikan drainase juga menjadi permintaan dari masyarakat. Persoalan adminduk, persoalan hingga persoalan penerangan lampu jalan. [bam]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :