Gas 3Kg Mulai Langka, Disperindag Pekanbaru Awasi Agen

Penulis : user | Jumat, 26 September 2014 - 20:16 WIB

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Maraknya penyalahangunaan gas Elpiji 3 Kg bersubsidi oleh kalangan pelaku usaha yang beromset di atas Rp4 Juta perbulan jadi sorotan tajam Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru.

"Para pelaku usaha yang memiliki omset di atas Rp50 Juta pertahun tak dibenarkan memakai gas bersubsidi. Gas bersubsidi hanya untuk usaha mikro kecil menengah," kata Kepala Disperindag Pekanbaru, Elsabrina, Jumat (26/9/14).

Hal ini dilakukan pihaknya dalam upaya melakukan pengawasan agar tidak terjadi kelangkaan gas 3 Kg yang mulai dikeluhkan masyarakat. Pengawasan juga akan dilakukan terhadap para agen gas elpiji.

"Kita membatasi agen yang mendistribusikan gas elpiji. Agen yang boleh beroperasi hanya yang ada rekomendasi dari Petamina saja kemudian yang kita beri izin," ujarnya.

Seperti diketahui, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Pekanbaru, Masirba H Sulaiman menyatakan telah menemukan adanya rumah makan kelas menengah yang menggunakan gas melon alias Elpiji 3 Kg untuk memasak. [Baca : Beugh ! Rumah Makan "KB" di Pekanbaru Masak Lauk Pake Gas 3Kg] [mar]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :