Sebut Perkelahian Antar Siswa Itu Biasa

Kadisdik Cuek, Siswa di Pekanbaru Gagal Tempati Sekolah Baru Tahun Ini

Kadisdik Cuek, Siswa di Pekanbaru Gagal Tempati Sekolah Baru Tahun Ini

USB di Pekanbaru yang Tidak Kunjung Selesai | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Harapan para siswa untuk bisa menempati Lima Unit Sekolah Baru (USB) bulan Oktober tahun ini, seperti yang dikatakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, bakal sirna.

Disdik mengungkapkan, penempatan siswa untuk USB yang sedang dalam pembangunan itu, akan dilakukan pada tahun ajaran baru yakni tahun depan.

"Tahun ajaran barulah baru bisa, kan belum siap," kata Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Prof Zulfadhil MBA, Kamis (25/9/14).

Meski sudah mendapat sorotan dari berbagai kalangan masyarakat, proyek yang dimulai tahun 2013 ini tidak kunjung selesai. [Baca : Sejak 2013, Beginilah Kondisi Proyek Pembangunan Sekolah di Pekanbaru]

Bahkan akibat dari lima USB ini, siswa yang ditumpangkan ke sekolah induk sempat hampir terjadi baku hantam.

Lucunya, Zulfadil yang dikonfirmasi akibat penumpangan siswa kesekolah lain, malah menggap enteng. Dia menganggap hal itu hal sepele dan potensi akan cekcok lagi bukan hal harus ditakutkan.

"Ah, itu biasa terjadi. Kalau untuk potensi cekcok lagi itu hanya perasaan saja," ujarnya lagi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pembangunan salah satu dari lima USB yang terdapat di Jalan Seroja, Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya banyak jendela yang tak punya daun.

Berdasarkan pengakuan dari tukang yang sedang bekerja, bahwa kaca tersebut dicuri. "Itu jendelanya banyak yang dicuri bang," ucap seorang tukang sambil menunjuk jendela yang bolong, beberapa waktu yang lalu.

Terkait ini, Zulfadil sendiri pernah berjanji akan melakukan pengecekan langsung dan melaporkan kepada pihak kepolisian.

Namun sangat disayangkan, saat dikonfirmasi ulang Profesor ini berusaha mengelak, meski sejumlah pihak telah menyoroti. [Baca : Terkesan Ditutupi, BPK dan Aparat Diminta Usut Proyek Sekolah USB di Pekanbaru]

"Kalau itu tanya kabid ajalah," tukasnya. [mar]