HMPS MPI IAIN Bengkalis Gelar Seminar, Asah Kemampuan Komunikasi dan Public Speaking Mahasiswa

Beritariau.com, BENGKALIS -- Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (HMPS MPI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis menggelar seminar peningkatan keterampilan komunikasi mahasiswa, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung SBSN lantai 3 IAIN Datuk Laksemana Bengkalis tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi, terutama public speaking, menyampaikan pendapat, berdiskusi, hingga menulis karya ilmiah.
Seminar yang mendapat dukungan dana hibah kampus ini dipimpin Ketua HMPS MPI, M. Faisal Syuhada, dengan Dhiyaul Zulfa sebagai ketua pelaksana. Kegiatan diikuti mahasiswa MPI semester 1, 3, dan 5, serta dihadiri jajaran pimpinan fakultas, dosen, dan perwakilan organisasi mahasiswa.
Panitia menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Mhd. Subhan dari UIN Sultan Syarif Kasim dan Dr. Khairul Azan dari IAIN Datuk Laksemana Bengkalis untuk memberikan materi sekaligus memperluas wawasan peserta mengenai pentingnya keterampilan komunikasi.
Ketua Pelaksana, Dhiyaul Zulfa, mengatakan seminar tersebut diharapkan mampu meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri mahasiswa dalam berbicara di depan umum. Selain itu, peserta diharapkan lebih terampil menyampaikan gagasan, mengemukakan pendapat, serta membangun diskusi yang konstruktif.
Pembukaan seminar dilakukan Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Dr. H. Nasrun Harahap, yang hadir mewakili Rektor IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.
Dalam sambutannya, Nasrun menegaskan bahwa kemampuan komunikasi merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu menyampaikan pemikiran secara baik, jelas, dan bertanggung jawab.
Ia menyebutkan, mahasiswa dipersiapkan menjadi calon pemimpin, konseptor, dan manajer yang dituntut memiliki kemampuan berkomunikasi secara efektif. Karena itu, etika dan kesantunan dalam bertutur kata harus menjadi perhatian.
Nasrun juga mengingatkan bahwa komunikasi dalam ajaran Islam harus mencerminkan nilai kebenaran, kelembutan, kesantunan, serta ketepatan dalam menyampaikan informasi. Cara seseorang berbicara, menurutnya, turut mencerminkan karakter dan wibawa seorang pemimpin.
Melalui kegiatan tersebut, HMPS MPI berharap keterampilan yang diperoleh mahasiswa dapat diterapkan dalam perkuliahan, organisasi kemahasiswaan, maupun kehidupan bermasyarakat. Kemampuan komunikasi juga diharapkan menjadi bekal menghadapi dunia kerja dan mempersiapkan mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan. (*)

