Bunda PAUD Meranti Tekankan Perlindungan dan Kreativitas Anak di Gebyar HAN 2026

Bunda PAUD Meranti Tekankan Perlindungan dan Kreativitas Anak di Gebyar HAN 2026

Beritariau.com, SELATPANJANG – Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, SE, menekankan pentingnya perlindungan anak serta penyediaan lingkungan pendidikan yang aman dan menyenangkan bagi tumbuh kembang generasi penerus.

Hal itu disampaikannya saat membuka Gebyar Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Gedung Afifa, Selatpanjang, Kecamatan Tebing Tinggi, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan diawali dengan senam massal dan diikuti sekitar 260 peserta dari berbagai kecamatan.

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak anak, memberikan perlindungan, serta mengembangkan potensi sejak usia dini.

Ismiatun mengatakan, perhatian terhadap anak tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga harus disertai kasih sayang, perlindungan dan kesempatan untuk tumbuh secara sehat, cerdas serta bahagia.

“Anak-anak adalah investasi terbesar bagi bangsa ini. Tugas kita bukan sekadar memberi mereka makan dan pakaian, melainkan memberikan perlindungan yang utuh, kasih sayang yang tulus, serta ruang seluas-luasnya bagi mereka untuk tumbuh secara sehat, aman, cerdas, dan ceria,” ungkapnya.

Gebyar HAN 2026 juga dimeriahkan sejumlah perlombaan, seperti Senam Anak Indonesia Hebat, kolase, solo song dan fashion show berbahan daur ulang. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, kreativitas dan kepercayaan diri.

Ismiatun turut mengingatkan para tenaga pendidik agar menjadikan sekolah PAUD sebagai tempat yang aman, nyaman dan bebas dari kekerasan maupun diskriminasi.

“Biarkan mereka bermain, berani tampil, bersosialisasi, dan membangun rasa percaya diri. Tugas kita adalah mengarahkan dan menjaga agar masa emas mereka terlewati dengan penuh kebahagiaan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Meranti, Raja Yusran, mengajak tenaga pendidik memperkuat kolaborasi dengan orang tua dalam mendukung pendidikan anak. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang ramah dan menyenangkan bagi peserta didik.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, Suprapti, M.Pd., menyebut kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap pemenuhan hak anak sekaligus memberikan ruang untuk mengekspresikan bakat dan potensi diri.

Melalui Gebyar HAN 2026, Pemkab Kepulauan Meranti berharap perlindungan, pendidikan dan pemenuhan hak anak semakin menjadi perhatian bersama demi melahirkan generasi yang sehat, cerdas, kreatif dan berkarakter. (*)